www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Imam Masjid Al-Aqsha Ditembak Usai Shalat, PKS: Kita Marah!
Rabu, 19-07-2017 - 20:58:00 WIB
Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam keras tindakan polisi Israel yang menembaki imam Masjid Al-Aqsha, Shekh Ikrima Sabri. Fraksi PKS mendesak Pemerintah RI melalui PBB dan saluran diplomasi lainnya untuk menekan Israel agar menghentikan semua bentuk tindakan agresi kepada rakyat Palestina.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengecam keras tindakan polisi Israel tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius atas kemanusiaan, hak asasi, dan kedaulatan Palestina.

"Setop agresi, hentikan penjajahan Israel atas Palestina!" seru Jazuli melalui keterangan tertulis, Rabu (19/7) sore.

Serangan Israel ke Palestina, sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun, tapi tidak ada satu perjanjian pun yang berhasil mendamaikan mereka. Hingga akhirnya, Israel kembali berulah pada, Selasa (18/7) malam waktu setempat, dengan menembak imam berpengaruh di satu dari tiga tempat suci umat Islam, usai memimpin shalat.

Penembakan terjadi setelah sebelumnya Israel sempat menutup Masjid Al-Aqsha, lalu memeriksa jamaah shalat dan pengunjung dengan detektor logam. Dan ini merupakan pelanggaran yang kesekian ratus kali oleh Israel.

"Kita tentu marah dan mengutuk keras tindakan polisi Israel yang untuk kesekian ratus kali mengancam kemanusiaan atas warga Palestina, apalagi hal ini dilakukan terhadap imam masjid yang paling mulia bagi umat Islam setelah Masjid Haram dan Masjid Nabawi," kata Jazuli.

Apalagi, lanjut Anggota Komisi I ini, berdasarkan pengakuan badan-badan PBB antara lain UNESCO, Kota Al Quds (Yerussalem), lokasi Masjid Al-Aqsha berada merupakan kedaulatan Palestina, bukan Israel.

"Jadi, tidak ada hak bagi Israel untuk melakukan tindakan apa pun di wilayah Yerussalem, kecuali memang tindakan itu sebagai bentuk agresi atau penjajahan," ujar Jazuli dengan tegas.(republika)



 
Berita Lainnya :
  • Imam Masjid Al-Aqsha Ditembak Usai Shalat, PKS: Kita Marah!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved