www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Badko HMI Riau-Kepri Dijadikan Tempat Kegiatan Syiah, Massa BPI Riau Bubar Paksakan
Sabtu, 02-04-2016 - 13:51:06 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Puluhan massa yang tergabung dalam Barisan Pemuda Islam (BPI) Riau datang untuk membatalkan kegiatan aliran Syiah yang mendatangkan pembicara tokoh Syiah asal Yogyakarta, AM Syofwan.

Kegiatan bertajuk "Membedah Buku Tentang Fatimah (Putri Nabi Muhammad) tulisan tokoh Syiah Ali Sariati tersebut digelar HMI Pekanbaru, Studi Batas Arus dan Jaringan Aktivis Filsafat Islam (Jaksi) Pekanbaru. Paham yang diusung tersebut yang membuat BPI Riau tak mengizinkan.

"Syiah bukan Islam dan dinyatakan sesat oleh MUI, karena itu kami bertanggung jawab menjaga akidah umat dari bahaya paham berbahaya ini," tutur Diki perwakilan Front Pembela Islam (FPI) yang di BPI Riau menjadi koordinator lapangan kepada wartawan, Sabtu (2/4/16).

Dipaparkan Diki, bahwa selain Pemuda Muhammadiyah, BPI Riau juga terdiri dari organisasi masyarkaat Islam, seperti Front Pembela Islam (FPI) dan lainnya.

Proses pembubaran paksa kegiatan Syiah tersebut juga didukung masyarakat sekitar. Ketua Pemuda RW 13 Kelurahan Sidomulyo Timur M Taher dan beberapa tokoh masyarakat sekitar, termasuk remaja Masjid Arrosyidin.

Karena massa yang datang cukup banyak, sehingga kelompok Syiah yang berencana menggelar kegiatan tak melakukan perlawanan. AM Syofwan sebagai pembicara langsung dibawa ke markas FPI Pekanbaru. Tokoh Syiah tersebut rencananya dipulangkan paksa hari ini karena dijadwalkan juga menjadi pembicara di acara serupa yang digelar di Universitas Islam Riau (UIR).

"Kegiatan ini membuktikan bahwa bahaya Syiah sudah sampai ke Negeri Melayu, Riau. Ini berbahaya. Kita semua harus waspada dan membentengi akidah masyarakat agar tak ikut tersesat," ujar Diki.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Badko HMI Riau-Kepri Dijadikan Tempat Kegiatan Syiah, Massa BPI Riau Bubar Paksakan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved