Warga Meradang, Pangkalan Gas Melon Kosong, Ingot Ahmad : Terbukti 'Bermain Mata' Langsung PHU
Selasa, 17-04-2018 - 14:45:12 WIB
Riau12.com-PEKANBARU-Warga Perumahan Purna Griya Mas RW 15 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan Meradang. Hal itu dipicu atas kosongnya gas Elpiji tiga kililogram atau gas melon di pangkalan.
Demikian diungkapkan Ketua RW 15, Anis Murzil kepada Wartawan, Selasa (17/4).
"Benar, sejak sebulan belakangan ini saya kerap mendapat laporan dan keluhan warga atas kekosongan Gas bersubsidi tiga kilogram. Setelah saya cros cek ke Pangkalan dan melihat Log Book penjualan gas semua terisi rapi dan sesuai dengan warga saya. Pihak pengkalan mengaku sudah sebulan distribusi oleh agen tidak lancar," jelasnya.
Anis berharap, kepada Pemerintah untuk lebih fokus dan perhatian kepada warganya yang sangat membutuhkan gas melon tersebut.
"Kita berharap kepada pengkalan dan agen yang terbukti bermain bisa ditindak tegas," pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar, Ingot Ahmad Hutasuhut berterima kasih atas adanya laporan seperti ini.
"Saya sendiri sudah mendapatkan laporan dari warga. Ini akan kita tindak dan telusuri ke lapangan. Jika terbukti 'bermain mata' akan kita langsung PHU (putus hubungan usaha)," tegasnya.
Lanjut, Ingot juga menghimbau kepada Camat, lurah untuk ikut serta dalam memantau penyaluran gas bersubsidi ini sehingga tidak ada warga yang mengeluhkan kelangkaan gas lagi.
"Peran stakeholder setempat sangat dibutuhkan untuk menindak lanjuti laporan-laporan masyarakat ini, diharapkan, jika perlu turun langsung dan data pangkalan yang ada di kawasan masing-masing. Disarankan agar pangkalan tersebut digerakkan oleh pelaku UMKM, IUMKN dan badan usaha Masjid bukan pangkalan-pangkalan pribadi," imbuhnya.(r12)
Komentar Anda :