Bersiaplah! 21 Maret Nanti Indonesia Akan Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Berikut Penjelasannya
Jumat, 16-03-2018 - 15:45:12 WIB
Riau12.com-Indonesia akan segera mengalami fenomenan tahunan yang membuat kagum orang-orang.
Dilansir oleh TribunWow.com dari lama resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Jumat (16/3/2018) Matahari akan berada tepat di atas garis khatulistiwa.
Peristiwa ini akan terjadi di Indonesia, pada 21 Maret 2018.
Menurut penjelasan LAPAN, peristiwa ini akan terjadi dua kali dalam setahun.
Setelah 21 Maret, peristiwa ini akan terjadi, pada 23 September 2018.
Karena matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa, orang Indonesia akan mengalami hari tanpa bayangan.
Artinya, matahari akan terasa tepat di atas kepala manusia, sehingga tidak akan ada bayangan atau menimbulkan bayangan yang sedikit.
Peristiwa ini akan dimulai, pada 20 Maret 2018 pukul 23.15 WIB saat matahari mulai berada di atas equator.
"Peristiwa ini dikenal sebagai vernal equinox (vernus = musim semi, equus = sama, noct = malam) karena pada hari itu, durasi siang dan malam di seluruh dunia akan sama, yakni 12 jam," tulis LAPAN dalam siaran persnya.
Peristiwa ini akan semakin terlihat di kota yang memang menjadi daerah equator, seperti Pontianak.
Matahari akan berada di atas kepala dan akan mencapai titik puncak, pada pukul 11.50 WIB.
"Matahari akan mencapai titik puncak/kulminasi pada pukul 11.50 WIB. Setelahnya, Matahari akan turun perlahan hingga terbenam di titik barat sekitar enam jam kemudian," jelas LAPAN.
Tak hanya di Pontianak atau kota yang dilewati garis ekuator atau khatulistiwa saja, namun peristiwa ini juga dapat dinikmati oleh mereka yang tinggal di antara 23,4 Lintang Selatan dan 23,4 Lintang Utara. (*)
Komentar Anda :