Disinyalir Tak Sesuai Bestek, Proyek Parit Beton Senilai Ratusan Juta di Duri Ambruk
Kamis, 09-11-2017 - 07:22:11 WIB
Riau12.com-DURI-Pengerjaan proyek parit beton senilai Rp 800 jutaan milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis di RT 01 hingga RT 05, RW 01, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Bengkalis ambruk sepanjang kurang lebih 40 meter. Tekanan air akibat hujan deras dan diduga kesalahan bestek menjadi penyebabnya, Rabu (8/11/17).
Ari, warga sekitar pembangunan proyek tersebut mengatakan jika ambruknya parit beton itu terjadi pada Rabu (8/11/17) dinihari sesaat setelah hujan deras mengguyur Kota Duri.
" Taunya hari rabu pagi. Cairan yang mall nya sudah dibuka maupun belum nampak ambruk dan tenggelam memenuhi isi parit selebar seratus centimeter lebih. Kita heran dengan pengerjaannya. Padahal parit ini akan dipakai lama," sesalnya.
Dikatakan Ari, untuk mendapatkan proyek parit itu warga setempat sudah menunggu sangat lama dalam pengakuannya, untuk itu pihak rekanan diharapkan dapat bekerja sesuai bestek.
"Kami bersyukur dibangunnya parit beton ini, kedepan banjir bakal tidak ada lagi, akan tetapi jika pembangunannya seperti ini, kami jadi pesimis jika akan terbebas dari banjir kalau kerja rekanan seperti ini,"tambahnya.
Lurah Babussalam, Zulfikar Yazid saat dikonfirmasi mengaku terkejut akan ambruknya proyek parit beton diwilayah yang dipimpinnya itu. Bahkan, dirinya mengaku pihak rekanan tak pernah melapor akan pengerjaan proyek tersebut.
"Segera saya koordinasikan dengan RT dan RW. Proyek ini jalan saja saya tak tau, rekanan tak pernah melapor. Saran saya, rekanan agar bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan kejadian serupa di Tegal Sari terulang, masyarakat sampai menyetop kerja rekanan," ujarnya mengingatkan.
Terpisah, konsultan pelaksana, Amir saat dikonfirmasi membenarkan ambruknya parit beton senilai Rp 800 jutaan itu. Pihaknya akan bertanggung jawab penuh dan akan memperbaiki parit beton yang belum diserahterimakan tersebut.
"Ini resiko pekerjaan, akan kami perbaiki sebelum batas akhir pengerjaan. Musibah ini terjadi tak lepas dari hujan deras dan air mengalir deras hingga setinggi tubuh orang dewasa," jelasnya.(r12/rt)
Komentar Anda :