BNN Riau 'Gruduk' Kos-kosan, 27 Wanita dan 2 Pria Diamankan
Jumat, 13-10-2017 - 10:40:15 WIB
Riau12.com-PEKANBARU-Tidak hanya merazia tempat hiburan malam dan karaoke keluarga, aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau juga 'menggeruduk' sejumlah kos-kosan hinga warnet di Kota Pekanbaru, yang diduga dijadikan tempat mengkonsumsi Narkoba.
Hasil, 29 orang dibawa petugas ke kantor BNN Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, serta menjalani assestment untuk penanganan berikutnya, apakah mereka harus direhabilitasi (Rawat Inap dan rawat jalan, red), lantaran sudah 'terjerumus' Narkoba.
Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen M Wahyu Hidayat melalui Kabid Pemberantasan AKBP Haldun, Jumat (13/10/2017) subuh menuturkan, kos-kosan dan Warnet sengaja jadi sasaran razia jajarannya, terkait adanya dugaan jika tempat tersebut disalahgunakan untuk memakai Narkotika.
"Kita razia kos-kosan yang ditenggarai disalahgunakan, termasuk Warnet. Hasilnya dua orang pria dan 27 wanita (Total 29 orang, red) kita dapati tes urinennya positif mengandung Narkotika. Sekarang mereka sudah kita amankan dan proses di kantor BNN Riau," ucap AKBP Haldun.
Operasi tersebut digelar oleh BNN Riau pada Kamis (12/10/2017) sore kemarin, dan berlangsung hingga malam harinya. Setelah itu razia dilanjutkan dengan sasaran tempat hiburan malam dan karaoke keluarga, di mana hasilnya 40 orang lainnya berhasil terjaring, karena mengkonsumsi Narkotika.
"Jadi estafet kita gelar sejak sore kemarin sampai subuh ini, sebagai rangkaian Operasi Bersinar BNN Riau," sambung dia. Namun Haldun tidak merincikan di mana saj kos-kosan yang jadi target razia tersebut. Kabar yang diperoleh, tempat itu merupakan kos-kosan para 'wanita malam'.
Haldun memastikan, tempat tersebut sebelumnya sudah masuk 'bidikan' petugas yang telah melakukan mapping (Pemetaan, red) jauh-jauh hari sebelumnya. Itu terbukti, di mana penghuninya positif sebagai pengguna Narkoba, setelah menjalani tes urine.
"Sore kemarin kita sisir semuanya, kos-kosan dan warnet yang disinyalir digunakan untuk konsumsi Narkoba, di mana tempat itu sudah dimapping sebelumnya. Target kita, dengan adanya razia, kita tertibkan tempat yang ada laporan dari masyarakat, yang ternyata masih ada peredaran Narkoba," tandasnya. (r12/grc)
Komentar Anda :