www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pekan ke-14, Sudah 225 Warga Pekanbaru Terserang DBD
Selasa, 11-04-2017 - 17:06:36 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru pada minggu ke-14 bertambah 20 kasus. Total saat ini DBD sudah mencapai 225 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Helda S Munir menyebut, meski kasus DBD terbilang tinggi, Pekanbaru belum memasuki Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena jumlah kasus tahun ini pada minggu yang lebih sedikit dari tahun lalu yang mencapai 409 kasus.

Kasus DBD ini terjadi dipengaruhi musim. Ia meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan mengingat saat ini cuaca tidak menentu. 

"Sekarang sedang pancaroba. Menjaga kebersihan lingkungan itu yang utama," kata Helda di Pekanbaru, Selasa (11/4/2017).

Obat seperti abate dan racun malation yang dipakai untuk satu tahun ke depan, sudah disiapkan Diskes Pekanbaru. Tetapi untuk penggunaan itu harus tetap melakukan fogging sesuai standard operating procedure (SOP).

"Apabila ada kasus, Diskes lakukan penyelidikan etiomologi. Jika dinyatakan ada jentik nyamuk, baru dilakukan fogging," kata dia.

Helda menyebut, korban yang rawan diserang DBD dominan anak-anak usia 0 sampai 14 tahun. Ia menyebut, sudah mempersiapkan surat edaran untuk seluruh camat se Kota Pekanbaru. Surat edaran tersebut berisi sejumlah intruksi dan imbauan yang harus dilakukan oleh camat dan lurah untuk menekan angka DBD.

Surat edaran yang dikirimkan ke seluruh camat tersebut berisi imbauan kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat, dan mengalakkan program satu rumah satu jumantaik dan pemasangan lavitrap.

Berikut ini data DBD di Pekanbaru hingga pekan ke-14 2017 : Sukajadi 6, Senapelan 12, Pekanbaru Kota 9, Rumbai Pesisir 15, Rumbai 13, Limapuluh 12, Sail 2, Bukit Raya 41, Marpoyan Damai 35, Tenayan Raya 21, Tampan 35 , Payung Sekaki 24. Total 225 penderita.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Pekan ke-14, Sudah 225 Warga Pekanbaru Terserang DBD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved