Dinas Peternakan dan Pertanian Sebut 6.000 Sapi di Pekanbaru Terancam Virus Jembran
Selasa, 28-02-2017 - 08:31:29 WIB
 |
Ilustrasi
|
Riau12.com-PEKANBARU-Mewabahnya virus sapi Jembrana yang sangat berbahaya membuat Dinas Peternakan dan Pertanian kota Pekanbaru menghimbau kepada seluruh
peternak sapi untuk waspada dalam menjaga sapi-sapi mereka
"Benar, saat ini sudah 134 ekor sapi yang meninggal karena virus jembrana di kota Pekanbaru, untuk itu kita menghimbau kepada seluruh petani dan peternak sapi untuk tidak menjual sapinya ke luar kota Pekanbaru ataupun membeli sapi daerah luar kota Pekanbaru," kata Elsabrina Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan, Senin (27/2/2017).
Dijelaskannya, virus Jembrana adalah virus sapi Bali yang menyerang sistem kekebalan tubuh si Sapi, jadi ketika sapi terserang virus ini maka sapi sangat mudah terserang penyakit dan bisa menyebabkan si Sapi meninggal.
"Maka dari itu kita terus melakukan sosialisasi dan memberikan vaksin virus Jembrana kepada sapi-sapi yang ada di kota Pekanbaru," jelas El lagi.
Lanjut, El mengatakan pemberian vaksin yang dilakan Distanak adalah gratis jadi petani tidak perlu takut untuk mengatakan bahwa sapi mereka kurang sehat, langsung lapor ke kelompok tani supaya seluruh sapi kelompok tani bisa diberi vaksin.
"Saat ini ada dua lokasi di Pekanbaru yang rentan dengan virus tersebut, yakni Rumbai dan Tenayan Raya, dan besok tim kita akan melakukan vaksin virus jembrana di lokasi tersebut," paparnya lagi.
Ditanya dampak virus Jembrana bagi kesehatan manusia, El mengatakan bahwa virus Jembrana hanya menyerang hewan ternak saja, dan tidak berpengaruh pada manusia. namun pihaknya tetap menghimbau seluruh warga yang hendak mengkonsumsi daging sapi harus memasaknya dengan cara yang baik serta matang.
"Dengan bergitu virus yang terkandung didalamnya bisa mati dan layak untuk di konsumsi," imbuhnya.(r12)
Komentar Anda :