www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dinas Peternakan dan Pertanian Sebut 6.000 Sapi di Pekanbaru Terancam Virus Jembran
Selasa, 28-02-2017 - 08:31:29 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Mewabahnya virus sapi Jembrana yang sangat berbahaya membuat Dinas Peternakan dan Pertanian kota Pekanbaru menghimbau kepada seluruh peternak sapi untuk waspada dalam menjaga sapi-sapi mereka

"Benar, saat ini sudah 134 ekor sapi yang meninggal karena virus jembrana di kota Pekanbaru, untuk itu kita menghimbau kepada seluruh petani dan peternak sapi untuk tidak menjual sapinya ke luar kota Pekanbaru ataupun membeli sapi daerah luar kota Pekanbaru," kata Elsabrina Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan, Senin (27/2/2017).

Dijelaskannya, virus Jembrana adalah virus sapi Bali yang menyerang sistem kekebalan tubuh si Sapi, jadi ketika sapi terserang virus ini maka sapi sangat mudah terserang penyakit dan bisa menyebabkan si Sapi meninggal.

"Maka dari itu kita terus melakukan sosialisasi dan memberikan vaksin virus Jembrana kepada sapi-sapi yang ada di kota Pekanbaru," jelas El lagi.

Lanjut, El mengatakan pemberian vaksin yang dilakan Distanak adalah gratis jadi petani tidak perlu takut untuk mengatakan bahwa sapi mereka kurang sehat, langsung lapor ke kelompok tani supaya seluruh sapi kelompok tani bisa diberi vaksin.

"Saat ini ada dua lokasi di Pekanbaru yang rentan dengan virus tersebut, yakni Rumbai dan Tenayan Raya, dan besok tim kita akan melakukan vaksin virus jembrana di lokasi tersebut," paparnya lagi.

Ditanya dampak virus Jembrana bagi kesehatan manusia, El mengatakan bahwa virus Jembrana hanya menyerang hewan ternak saja, dan tidak berpengaruh pada manusia. namun pihaknya tetap menghimbau seluruh warga yang hendak mengkonsumsi daging sapi harus memasaknya dengan cara yang baik serta matang.

"Dengan bergitu virus yang terkandung didalamnya bisa mati dan layak untuk di konsumsi," imbuhnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Dinas Peternakan dan Pertanian Sebut 6.000 Sapi di Pekanbaru Terancam Virus Jembran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved