Ratusan Masyarakat Kasang Padang Rohul Kepung Kantor Desa
Senin, 20-02-2017 - 19:24:59 WIB
Riau12.com-BONAI DARUSSALAM-Ratusan masyarakat Desa Kasang Padang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu menggelar aksi demontrasi di kantor desa setempat, Senin (20/2/17). Aksi sempat memanas dan nyaris bentrok.
Aki demontrasi masyarakat Kasang Padang di kantor desa mereka dikawal puluhan polisi. Aksi ini sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap Sabri, Kepala Desa Kasang Padang terpilih yang baru dilantik oleh Plt Bupati Rohul H. Sukiman pada Senin (13/2/17) lalu.
Masyarakat Kasang Padang mengakui aksi demontrasi tersebut merupakan buntut dari aksi penolakan mereka terhadap Kades Sabri. Masyarakat meminta Sabri mundur dari jabatannya dari jabatannya sebagai Kades Kasang Padang, karena dinilai gagal menjalankan roda pemerintahan desa di periode pertama.
Aksi demontrasi masyarakat Kasang Padang diawali long march. Ratusan massa dengan membawa spanduk berisi penolakan Sabri sebagai Kades Kasang Padang, bergerak ke kantor desa yang berjarak sekira 500 meter.
Masyarakat mengatakan selama memimpin Desa Kasang Padang, tidak ada realisasi pembangunan di tingkat desa dilakukan Sabri, sementara anggaran desa bantuan dari pemerintah sangat besar.
Jasman, Tokoh Masyarakat Kasang Padang, mengatakan kekecewaan masyarakat tersebut berawal ketika Sabri kembali terpilih sebagai Kades di Pilkades serentak 1 Desember 2016 lalu. Mereka mengindikasi terjadi kecurangan saat pelaksanaan Pilkades.
Salah satu indikasi kecurangan dilakukan Sabri, ungkap Jasman, seperti adanya pengerahan pemilih yang diundang dari luar desa, padahal mereka bukan asli masyarakat Desa Kasang Padang. Hal itu sesuai dengan NIK KK dan KTP para pemilih diduga siluman tersebut.
Bukan hanya dugaan kecurangan, selama enam tahun menjabat sebagai Kades Kasang Padang, Sabri dinilai tidak bisa merealiasikan satu pun pembangunan di tingkat desa, termasuk dijualnya lahan kelompok tani sekira 1.500 hektar kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan masyarakat.
"Termasuk dugaan korupsi Dana Desa sebesar Rp500 juta," ungkap Jasman didampingi Tokoh Masyarakat Kasang Padang lain, Azwir.
Menanggapi tuduhan masyarakat, Kades Kasang Padang Sabri ditemui di kantor desa membantah segala tuduhan masyarakat. Menurutnya, aksi masyarakat menolak dirinya merupakan bagian dari demokrasi, dampak dari Pilkades.
Pada Pilkades serentak 1 Desember 2016, dari 666 DPT, Sabri dari calon nomor urut 2 meraih suara terbanyak dengan selisih suara 77 suara dari calon nomor urut 2 Sadri.(r12/rt)
Komentar Anda :