www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Tidak Puas Kinerja Penegak Hukum, Kunjungan Kejagung ke Riau Diwarnai Demo Dua Kelompok
Kamis, 08-12-2016 - 18:24:32 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - PEKANBARU - Kedatangan Jaksa Agung, HM Prasetyo, pada pukul 11.00 WIB Kamis (8/12/16) siang di Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau disambut dua aksi massa yang menyampaikan aspirasinya atas ketidak- puasan dengan hasil kinerja dari pihak penegak hukum.

Dua aksi massa yang berunjuk rasa didepan Gedung Kejati Riau itu adalah, Masyarakat Rakyat Indonesia Anti Korupsi (Perisai) dan Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK) Pekanbaru.

Dalam orasinya, puluhan massa Perisai meminta para penegak hukum untuk menghindari korupsi. Sebab di daerah Riau yang kaya akan aset aset daerah, sering dimanfaatkan oleh para penegak hukum untuk memperkaya diri sendiri. Salah satunya terjadi penggelapan aset tanah di Dinas Provinsi Riau seluas 50.150 M2 di Desa Lubuk Gaung Kota Dumai yang saat ini dikuasi oleh PT Sari Dumai Sejati.

" Kita minta penegak hukum yang bersih, jangan perkaya diri dalam menjalankan tugas. Kepada Bapak Jaksa Agung, Kapolri dan Presiden untuk menindak oknum oknum yang tidak bertanggung jawab atau memperkaya diri dalam menjalankan tugas," sorak Sunardi selaku korlap dan juga Ketua DPP Perisai.

Usai menyampaikan orasinya dan diterima oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan SH. Selanjutnya, berselang dua menit. Giliran Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK) Pekanbaru yan menyampaikan orasinya.

Massa HMOK mendesak pihak Kejati Riau untuk mengusut tuntas kasus korupsi yang dilakukan Bupati Kampar, Jefri Noer yang disinyalir telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1 Triliun.

" Usut kasus korupsi Bupati Kampar, jangan didiamkan begitu saja," terang massa HMOK.

Sejumlah petugas dari Kejati Riau dan puluhan aparat kepolisian terlihat berjaga jaga.

Sementara diruang Aula Kejati Riau, Jaksa Agung HM Prasetyo yang mengenakan kemeja putih memimpin acara memberi arahan kepada jajarannya.

Hingga berita ini diturunkan, pukul 12.15. massa HMOK masih tetap berorasi menyuarakan aspirasinya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Tidak Puas Kinerja Penegak Hukum, Kunjungan Kejagung ke Riau Diwarnai Demo Dua Kelompok
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved