www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
BMKG Sebut Hingga Akhir Tahun Sejumlah Wilayah Riau Akan Dilanda Hujan
Selasa, 01-11-2016 - 08:25:02 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com - PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan, Provinsi Riau mulai memasuki musim hujan hingga akhir Desember tahun ini.

"Pekan ini atau awal November, sejumlah wilayah di Riau bakal dilanda hujan hingga akhir tahun," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi di Pekanbaru, Senin.

Dia menyebut, musim hujan di provinsi itu menjadi lebih cepat satu bulan dari awal perkiraan, setelah pihaknya memprediksi Oktober dan November mengalami puncak La Nina.

La Nina merupakan fenomena mendinginnya suhu muka laut di Samudera Pasifik dengan bertambahnya suplai uap air bagi Indonesia, sehingga curah hujan cenderung meningkat.

Pihaknya merilis dalam sepekan terakhir cuaca pada berbagai daerah di Riau, terus diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

"Termasuk, sepanjang pekan ini. Hujan ringan dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di seluruh wilayah Riau, terutama pada sore dan malam hari," katanya.

Seperti diketahui luas total wilayah daratan di Riau sekitar 8,9 juta hektare, 4,36 juta hektare atau 49 persen diantaranya merupakan hutan dan lahan gambut.

"Tapi selama musim hujan, gambut ini relatif aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," terang Slamet.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana dilaporkan, telah menghentikan operasi pengeboman air di Provinsi Riau, setelah wilayah tersebut dipastikan memasuki musim hujan.

"Dua helikopter terakhir, telah ditarik BNPB kemarin (Ahad, 30/10). Sementara ini operasi pengeboman air dihentikan," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau, Jim Gafur.

Ia mengatakan, kedua helikopter tipe Sikorsky dan MI-8 yang seharusnya selesai beroperasi pada awal Oktober lalu, akhirnya diperpanjang hingga akhir 30 Oktober 2016.

Hal itu dilakukan karena kebakaran hutan dan lahan di Riau terpantau masih terus terjadi di sejumlah wilayah seperti Kampar dan Kepulauan Meranti.

"Saat itu memang hujan masih minim. Namun, kini BMKG setempat telah pastikan Riau memasuki musim hujan hingga Desember," urainya.(r12/ant)



 
Berita Lainnya :
  • BMKG Sebut Hingga Akhir Tahun Sejumlah Wilayah Riau Akan Dilanda Hujan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved