BMKG : Riau Masuki Musim Hujan, Enam Kabupaten Terancam Kena Banjir
Selasa, 27-09-2016 - 07:42:17 WIB
 |
Ilustrasi
|
Riau12.com - PEKANBARU - Riau mengalami bencana kabut asap tebal sampai membuat aktvitas penerbangan di SSK II lumpuh. Untuk tahun ini, Riau terbebas dari bencana itu berganti dengan musim hujan.
"Sudah, saat ini Riau sudah masuk musim penghujan, dan puncaknya itu Oktober dan November," kata Kepala Stasiun BMKG Riau Sugarin, Senin (26/9/2016).
Kondisi musim penghujan ini sudah diprediksi BMKG sebelumnya, dimana pertengahan September sudah masuk musim penghujan. Kondisi terjadinya hujan ini juga didorong dengan upaya tim Satgas dalam melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), karena sebelum masuk musim hujan ini, Riau didera dengan musim panas, dan menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
Dari kondisi kebakaran hutan dan lahan itu, Satgas karhutla Riau, baik dari darat dan udara sukses memadamkan sejumlah titik api yang muncul sampai padam.
"TMC itu adalah salah satu cara untuk mempercepat proses terjadinya hujan," kata Sugarin.
Dengan kondisi yang berubah 180 derajat dari tahun sebelumnya, ditegaskan Sugarin, adalah buah kerja keras Satgas, bagaimana Riau bebas dari asap. Meski demikian, meski hujan, bukan berarti tidak ada hotspot.
"Sejak 18 tahun lalu, mungkin tahun ini terukir sejarah baru Riau tidak ada kabut asap yang mengerikan seperti tahun-tahun sebelumnya," tegasnya.
Dengan kondisi musim penghujan ini juga, yang perlu diwaspadai adalah dampak banjir.
"Rohul, Kuansing, Kampar, Pelalawan, Inhu, dan Kuansing menjadi daerah rawan banjir, dan juga daerah berbatasan dengan Sumbar, ini perlu diwaspadai," beber Sugarin.
Dan dari info cuaca dan hotspot Riau, update Senin (26/9/2016) sore, pada umumnya cerah hingga berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang, di prakirakan terjadi di wilayah Riau bagian tengah, selatan dan sebagian pesisir timur terjadi sore, malam atau dini hari. Dengan kondisi penghujan saat ini, Riau dipastikan nihil hotspot.(r12/rp)
Komentar Anda :