www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pejabat Pemprov Ditegur Lisan dan Tertulis Terkait Mosi Tak Percaya
Jumat, 02-09-2016 - 19:06:44 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - PEKANBARU - Tiga pimpinan Satuan Kerja Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Riau ada yang diberi teguran secara tertulis, ada juga hanya lisan. Meski begitu, hal itu jangan dipandang remeh, karena apa pun bentuknya sama-sama teguran sebagai sebuah bentuk peringatan.

Demikian pernyataan Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi usai sidak di Kantor Satpol PP, Jumat (2/9/16). Kedepan papar Ahmad Hijazi lagi, seluruh aparatur akan terus dipantau, diberi pembinaan, agar hal-hal yang menyimpang dari ketentuan tidak terjadi lagi ke depan.

"Ada yang sedang diproses untuk teguran tertulis. Ada pula yang sudah ditegur secara lisan. Itu merupakan proses pembinaan yang sudah berjalan," kata Sekdaprov.

Ketiga SKPD yang mendapatkan mosi tak percaya dari bawahannya tersebut, yakni Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau Ismail Fauzi, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Tien Mastina serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Riau Arbaini.

"Yang direkomendasikan itu ada tiga. Proses itu disebut penegakan disiplin, itu proses (penegakan disiplin)," ujar Sekdaprov.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Riau Evandres Fajri mengaku segera laporkan kasus mosi tak percaya di Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau ke Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. 

Menurutnya, laporan ketidakpuasan atas kinerja pimpinan oleh para bawahannya tersebut diantaranya dugaan soal pemotongan anggaran SPPD berkisar lima ratus ribu sampai satu juta rupiah.

"Segera kita laporkan ke pak Gubernur. Ada beberapa diantaranya soal pemotongan SPPD," kata Evandres, disela-sela mengantar keberangkatan Kapolri Tito Karnavian di VIP Lancang Kuning, Selasa (30/8/16).

Menurutnya, persoalan itu sudah diproses dan diselesaikan oleh Inspektorat secara menyeluruh atas sejumlah item yang dipersoalkan. Laporan mosi tak percaya itu sendiri ditandatangani 15 orang dilevel Kabag dan Kasi.

"Selain dugaan pemotongan SPPD ada juga karena ketidakpuasan dalam memimpin, karena dipandang arogan. Tapi ini sudah kita tuntaskan. Memang dilaporkan seperti itu, banyak mengeluhkan banyak yang merasa dipotong, tapi dari hasil pemeriksaan kita tak ada bukti kuat," papar Evandres lagi.

Selain mosi tak percaya di BPMPD Riau, Inspektorat Riau juga sedang menangani mosi tak percaya di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang). 

"Kalau Balitbang belum, masih kita pelajari. Mungkin dalam waktu dekat sudah mulai diproses," jelasnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Pejabat Pemprov Ditegur Lisan dan Tertulis Terkait Mosi Tak Percaya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved