www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Gubri : Sektor Perkebunan Riau Hadapi Persoalan Kerusakan Hutan
Kamis, 25-08-2016 - 08:48:59 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyebutkan perkembangan sektor perkebunan kini dihadapkan dengan isu kerusakan hutan dan lingkungan, sehingga perlu dilakukan perbaikan sistem tata pengelolaannya.

"Saya mendukung rencana aksi gerakan Nasional pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan KPK sebagai upaya penyelamatan, perbaikan dan mendorong tata kelola perkebunan. Saat ini perkembangan sektor perkebunan sawit dihadapkan dengan isu yang mencitrakan terhadap kerusakan hutan dan lingkungan," kata Gubernur Arsyadjuliandi Rachman saat Rapat Koordinasi dan Supervisi Pengelolaan Perkebunan Sawit Riau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Pekanbaru,  Rabu.

Dikatakan pria yang akrab dengan sapaan Andi Rachman itu, Riau memiliki sumberdaya alam berlimpah termasuk sektor perkebunan. Namun masih banyak permasalahan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga dikait-kaitkan dengan perkebunan sawit.

Disorotinya, dalam pelaksanaannya masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan sistem pembangunan perkebunan yang ramah lingkungan, dimana diantaranya berkebun di kawasan terjal dan sungai,  menggunakan bahan agrokimia secara berlebihan serta menyebabkan kebakaran hutan yang berdampak negatif pada lingkungan.

"Masih ditemukan pelaku usaha yang belum melaksanakan kewajiban berpedoman pada perizinan usaha perkebunan. Sebagian besar berorientasi pada aspek ekonomi tanpa mempedulikan aspek lainnya," sebut dia.

Dengan adanya karhutla ini, kata Andi, yang banyak disalahkan adalah perkebunan kelapa sawit. Kemudian juga terkait perizinan yang masih tumpang tindih mulai dari izin lokasi, izin lingkungan, izin usaha yang melanggar UU kehutanan dan perkebunan.

Dengan korsup tersebut diharapkan dapat mendorong tata kelola perbaikan sistem perkebunan, mengantisipasi tindakan korupsi, kerugian negara, kehilangan sumberdaya alam dan lain-lain.

Sumber daya alam yang berlimpah ruah mulai dari minyak, tambang, komodititas perkebunan, kehutanan, pertanian serta kelautan perikanan semuanya dapat dioptimalkan dengam pengelolaan yang baik.

Dikatakan, perkebunan merupakan sektor unggulan berdasarkan rencana pola ruang pada  draf awal Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau dengan alokasi untuk kawasan perkebunan seluas 3,65 juta hektare atau 41 persen dari luas wilayah setempat.

"Yang sudah dimanfaatkan sekitar 3,5 juta hektare lebih untuk usaha perkebunan. Data ini merupakan data  statistik dinas perkebunan berdasarkan laporan dinas kabupaten/kota di Riau," kata Andi pula.

Dikatakan, Untuk komoditas usaha kelapa sawit dengan luas lahan 2,4 juta hektare, luasan ini berada peringkat nomor satu di Indonesia dari luasan kebun sawit nasional 10,01 juta hektare.

"Dengan produksi minyak mentah kelapa sawit sebesar 7,8 juta ton dari 27,8  ton produksi nasional," tuturnya.

Selanjutnya, kata Andi, sektor kelapa  produksi nomor satu secara nasional diikuti perkebunan karet produksi nomor empat dan sektor perkebunan lainnya seperti sagu, kopi dan pinang.

"Jadi sektor perkebunan menjadi pilar penggerak ekonomi di Riau, dimana 76 persen dari duduk Riau hidup berdasarkan sawit," kata dia. (r12/ant)



 
Berita Lainnya :
  • Gubri : Sektor Perkebunan Riau Hadapi Persoalan Kerusakan Hutan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved