www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Gawat, Kasus DBD di Pekanbaru Tembus 726 Kasus
Sabtu, 06-08-2016 - 08:58:03 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat dari Januari-Juli 2016, sudah terjadi sebanyak 726 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pekanbaru. Jika dibanding tahun lalu, jumlah ini meningkat 2 kali lipat.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan diskes Pekanbaru, Gustiyanti kepada wartawan, Jumat (05/08) kemarin. Menurut Gustiyanti, tahun lalu kasus DBD di Pekanbaru hanya sampai 510 kasus. Namun tahun ini, meski baru pertengahan tahun sudah melebihi tahun lalu

"Kalau dari catatan kami kasus DBD tertinggi, masih berada di Payung Sekaki, Marpoyan Damai dan Tampan," sebutnya.

Lebih lanjut Gustiyanti menjelaskan, tingginya kasus DBD tahun ini dikarenakan kondisi anomali cuaca sehingga nyamuk Aedes Aegepty cepat berkembang biak.

Tentang langkah penanggulangan DBD yang sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Gustiyanti mengatakan sejauh ini masih mengandalkan program 3 M plus dan memberdayakan jumantik. Sedangkan untuk upaya pengasapan atau foging, diskes masih terkendala keterbatasan obat foging.

"Zat melation yang kita miliki sangat terbatas, karena itu juga menjadi kendala untuk melakukan foging," ujarnya.

Lebih jauh untuk menekan kasus DBD di Pekanbaru agar tidak terus meningkat, Gustiyanti mengajak untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, dengan rutin membersihkan pekarangan atau mengubur barang bekas dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. (R12)



 
Berita Lainnya :
  • Gawat, Kasus DBD di Pekanbaru Tembus 726 Kasus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved