Gawat, Kasus DBD di Pekanbaru Tembus 726 Kasus
Sabtu, 06-08-2016 - 08:58:03 WIB
Riau12.com-PEKANBARU - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat dari Januari-Juli 2016, sudah terjadi sebanyak 726 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pekanbaru. Jika dibanding tahun lalu, jumlah ini meningkat 2 kali lipat.
Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan diskes Pekanbaru, Gustiyanti kepada wartawan, Jumat (05/08) kemarin. Menurut Gustiyanti, tahun lalu kasus DBD di Pekanbaru hanya sampai 510 kasus. Namun tahun ini, meski baru pertengahan tahun sudah melebihi tahun lalu
"Kalau dari catatan kami kasus DBD tertinggi, masih berada di Payung Sekaki, Marpoyan Damai dan Tampan," sebutnya.
Lebih lanjut Gustiyanti menjelaskan, tingginya kasus DBD tahun ini dikarenakan kondisi anomali cuaca sehingga nyamuk Aedes Aegepty cepat berkembang biak.
Tentang langkah penanggulangan DBD yang sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Gustiyanti mengatakan sejauh ini masih mengandalkan program 3 M plus dan memberdayakan jumantik. Sedangkan untuk upaya pengasapan atau foging, diskes masih terkendala keterbatasan obat foging.
"Zat melation yang kita miliki sangat terbatas, karena itu juga menjadi kendala untuk melakukan foging," ujarnya.
Lebih jauh untuk menekan kasus DBD di Pekanbaru agar tidak terus meningkat, Gustiyanti mengajak untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, dengan rutin membersihkan pekarangan atau mengubur barang bekas dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. (R12)
Komentar Anda :