Kapus Sidomulyo dan Owner RS Sansani Ini Bantah Monopoli JKN
Minggu, 27-03-2016 - 08:57:13 WIB
 |
RS Sansani
|
PEKANBARU,Riau12.com-Kepala Puskesmas Rawat inap Sidomulyo, dr Dian Astuti membantah tudingan jika dirinya memonopoli anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan merujuk pasien di Puskesmas Rawat inap Sidomulyo untuk dipindahkan ke Rumah Sansani di Kecamatan Tampan, yang notabene adalah RS miliknya pribadi. Pasalnya, tudingan yang mengarah kedirinya seiiring dengan pengunduran delapan Kepala Puskesmas .
"Secara logika, uang anggaran untuk JKM tersebut sudah diatur secara SOP oleh pemerintah pusat dan ditransfer melalui rekening puskesmas masing-masing. Tidak mungkin, saya mengalihkan anggaran tersebut untuk kepentingan saya,"kata dr Dian seperti dilansir detakriaunews.
Ia membenarkan jika kepemilikan RS Sansani tersebut milik dirinya bersama suaminya. Namun dirinya membantah jika adanya penggiringan pasien JKN ke Rumah Sakit miliknya.
"Dan saya juga membantah RS Sansansi disinyalir bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Karena ini sudah sesuai prosedur kawasan RS Sansani berada di kawasan panam maka pasien jamkesda dirujuk kesini, sedangkan BPJS ke RS Awal Bros,"tegasnya
Lanjutnya, pemilihan Rujukan RS dari pasien Jamkesda maupun BPJS, itu dikembalikan lagi kepada masyarakat memilih Fasilitas Kesehatannya.
"Kita juga tidak bisa menolak keinginan masyarakat menentukan masyarakat untuk berobat. Apalagi rujukan dari Puskesmas ke rumah sakit juga bukan dari kita tetapi dokter yang menanganinya. Tetap tudingan tersebut yang membawa keuntungan bisnis pribadi itu mencemarkan nama baik dalam usaha pelayanan masyarakat,"sebutnya.(r12)
Komentar Anda :