Defisit, Pemadaman Listrik di Riau Berlanjut Hingga 21 Maret
Jumat, 18-03-2016 - 22:28:21 WIB
PEKANBARU,Riau12.com-Sejumlah pembangkit listrik di jaringan interkoneksi Sumatera Bagian Selatan Tengah dan Sumatera Bagian Utara, membuat kondisi listrik di Sumatera umumnya menghalami defisit, termasuk Riau.
Kondisi defisit ini membuat kebijakan pemadaman bergilir oleh PT PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR) masih akan terus terjadi hingga 21 Maret mendatang.
Supervisor Humas dan Lingkungan PLN WRKR, Nasri, mengatakan, kondisi defisit daya listrik ini mencapai 130-223 Megawatt (MW) pada beban puncak dan 40-65 MW pada waktu lewat beban puncak disumbagteng.
"Defisit sistim Sumbagteng masih berlanjut, perkiraan pemadaman sampai dengan tanggal 21 Maret 2016. Pada waktu beban puncak antara130MW sd 223MW dan lewat waktu beban puncak 40MW sd 65MW," ujarnya, Jumat (18/3/2016)
Khusus Riau defisit pada waktu beban puncak 50MW sd 87MW dan lewat waktu beban puncak 15MW sd 25MW dengan durasi pemadaman 2 jam.
"Kami menghimbau semua pelanggan tetap hemat/bijak menggunakan listrik, agar pemadaman tidak meluas, teruma pada saat beban puncak," ungkapnya.(r12/hr)
Komentar Anda :