www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Duh, Limbah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Menumpuk
Jumat, 18-03-2016 - 08:24:53 WIB
Sampah RSUD Arifin Ahmad menumpuk
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru menumpuk. Pasalnya, hampir setahun limbah tersebut tidak diangkut oleh pihak KSO (Kerja Sama Operasional) RSUD, yakni PT Mendjangan.

Ketua DPD LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Riau, Sunardi kepada wartawan, Kamis (17/3/16), menuturkan pihaknya sudah dua kali menyurati pihak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk segera menuntaskan penanganan limbah B3 kesehatan itu.

"Surat pertama yang kita kirim tidak ada jawaban. Lalu kita susul dengan surat kedua, baru ada respon," ucapnya.

Sunardi menegaskan limbah B3 itu kini menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Limbah yang berada di belakang gedung baru ruang rawat inap rumah sakit milik pemerintah daerah Riau itu.

Dikhawatirkan jika dibiarkan berlama-lama akan mencemari udara dan membahayakan bagi pasien, pengunjung dan masyarakat sekitar.

"Biasanya limbah B3 kesehatan bekas alat suntik, obat obatan dan zat kimia termasuk organ tubuh manusia dan alat alat kesehatan lain dikumpulkan lalu dibawa ke daerah lain yang sudah ditentukan, biasanya di luar Provinsi Riau, lalu dimusnahkan," ucapnya.

Tetapi berdasarkan investigasi yang dilakukan LSM Penjara Riau, limbah B3 itu sudah hampir satu tahun menumpuk. Dan diperkirakan Sunardi, jumlahnya kini sudah mencapai 2 ton.

Kabid Umum Direktorat Bidang Umuim, SDM dan Pendidikan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Erdinal SKM, MKL yang dikonfirmasikan terpisah, tidak menyangkal hasil investigasi LSM Penjara Riau tersebut.

Pihak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, katanya, sudah bertemu langsung dengan KSO PT Mendjangan. "Kami sudah memberikan ultimatum kepada perusahaan KSO bersangkutan agar segera menyelesaikan masalah limbah itu sampai akhir bulan ini. Jika tidak juga diangkut kita minta BPKP Perwakilan Riau mengaudit perusahaan itu, dan hasilbya bisa jadi pemutusan kerjasama atau kontraknya," tegasnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Duh, Limbah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Menumpuk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved