Gawat, Abrasi Landa Kawasan Tepi Sungai Kampar Pasca Banjir Besar
Senin, 07-03-2016 - 10:45:50 WIB
BANGKINANG,Riau12.com-Pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Kampar beberapa waktu lalu ternyata masih menyisakan cerita tersendiri bagi masyarakat Kampar, khususnya pada masyarakat Desa Gobah Kecamatan Tambang.
Arus sungai Kampar yang deras mengakibatkan tebing-tebing di tepi sungai Kampar menjadi runtuh, akibatnya salah satu akses jalan yang menghubungkan beberapa dusun terancam putus.
"Kami tahu betul dimana mulanya hulu Sungai Kampar tersebut, kalau kita menoleh pada puluhan tahun yang lalu, itu pergeserannya sudah mencapai 2 km dari keberadaan jalan yang saat ini terancam roboh," terang salah seorang Ninik Mamak Suku Melayu yang sekaligus salah seorang Tokoh masyarakat di Desa Gobah yakni Datuk Sinar atau yang biasa disapa "Datuk Bosau", Minggu (6/3).
Tebing-tebing tersebut selalu saja mengalami keruntuhan di setiap kali banjir menerpa. "Dan kini masyarakat yang melewati salah satu akses penghubung antara Dusun I Gobah dengan Dusun II Tanjung dan juga Dusun III Ujung Padang harus berhati-hati jika ingin melewatinya," sambung Datuk Bosau.
Mewakili pejabat pemerintah di Desa, Dedi Rahman yang menjabat sebagai Sekretaris Desa menerangkan bahwa solusi terbaik saat ini karena sering robohnya tebing sungai Kampar yang berada di Desa Gobah yakni dengan membangun Turap sepanjang lebih kurang 500 meter.
"Usulan pembangunan Turap telah kita usulkan kedalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk program di tahun 2017 nanti, dan itu telah menjadi prioritas dalam rapat Musrenbang Desa yang telah kita laksanakan beberapa waktu lalu. Alhamdulillah juga telah tembus di Musrenbang tingkat Kecamatan," ujar Dedi.
Sekarang harapannya selaku pejabat Desa agar usulan tersebut mendapat lampu hijau atau pun mendapat sokongan penuh di tingkat Kabupaten bahkan hingga ke tingkat Provinsi.(r12/fr)
Komentar Anda :