www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Gawat, Abrasi Landa Kawasan Tepi Sungai Kampar Pasca Banjir Besar
Senin, 07-03-2016 - 10:45:50 WIB

TERKAIT:
   
 

BANGKINANG,Riau12.com-Pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Kampar beberapa waktu lalu ternyata masih menyisakan cerita tersendiri bagi masyarakat Kampar, khususnya pada masyarakat Desa Gobah Kecamatan Tambang.

Arus sungai Kampar yang deras mengakibatkan tebing-tebing di tepi sungai Kampar menjadi runtuh, akibatnya salah satu akses jalan yang menghubungkan beberapa dusun terancam putus.

"Kami tahu betul dimana mulanya hulu Sungai Kampar tersebut, kalau kita menoleh pada puluhan tahun yang lalu, itu pergeserannya sudah mencapai 2 km dari keberadaan jalan yang saat ini terancam roboh," terang salah seorang Ninik Mamak Suku Melayu yang sekaligus salah seorang Tokoh masyarakat di Desa Gobah yakni Datuk Sinar atau yang biasa disapa "Datuk Bosau", Minggu (6/3).

Tebing-tebing tersebut selalu saja mengalami keruntuhan di setiap kali banjir menerpa. "Dan kini masyarakat yang melewati salah satu akses penghubung antara Dusun I Gobah dengan Dusun II Tanjung dan juga Dusun III Ujung Padang  harus berhati-hati  jika ingin melewatinya," sambung Datuk Bosau.

Mewakili pejabat pemerintah di Desa, Dedi Rahman yang menjabat sebagai Sekretaris Desa menerangkan bahwa solusi terbaik saat ini karena sering robohnya tebing sungai Kampar yang berada di Desa Gobah yakni dengan membangun Turap sepanjang lebih kurang 500 meter.

"Usulan pembangunan Turap telah kita usulkan kedalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk program di tahun 2017 nanti, dan itu telah menjadi prioritas dalam rapat Musrenbang Desa yang telah kita laksanakan beberapa waktu lalu. Alhamdulillah juga telah tembus di Musrenbang tingkat Kecamatan," ujar Dedi.

Sekarang harapannya selaku pejabat Desa  agar usulan tersebut mendapat lampu hijau atau pun mendapat sokongan penuh di tingkat Kabupaten bahkan hingga ke tingkat Provinsi.(r12/fr)



 
Berita Lainnya :
  • Gawat, Abrasi Landa Kawasan Tepi Sungai Kampar Pasca Banjir Besar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved