www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kesal Terhadap Proyek Rigid PT MAM, Warga Pelalawan Tanam Pisang di Jalintim
Selasa, 05-01-2016 - 11:48:57 WIB

TERKAIT:
   
 

PANGKALANKERINCI,Riau12.com-Warga Kampung Baru, desa Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan geram dan kesal dengan jalan yang rusak dan menanam pohon pisang pada badan jalan lintas timur tersebut. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap pembangunan badan jalan rigid oleh PT Mekar Abadi Mandiri (MAM) sebagai kontraktor pelaksana, sedikit menyisakan persoalan dan berpotensi keselamatan bagi pengguna jalan.

Aksi secara spontan, yang dilakukan warga Selasa (5/1/1), juga sebagai bentuk rambu-rambu bagi para pengguna jalan. Pasalnya, hasil rigid jalan yang dikerjakan kontraktor menghasilkan lubang, jalan persis di batas akhir pengerjaan rigid dengan aspal.

"Aksi ini, bermaksud mengingatkan pengguna jalan agar tidak terperosok ke dalam lubang jalan, akibat pengerjaan rigid," terang Abu Zhibril.

Warga Kampung Baru ini pun bereaksi akibat kekecewaan hasil rigid jalan yang menghasilkan lubang jalanan persis di batas akhir pengerjaan rigid dengan aspal, tepatnya di Kampung Baru, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Republik Indonesia.

"Kami heran, kok semakin ada proyek jalan, tapi malah jalan kami rusak begini. Kami berharap PT MAM selaku kontraktor harus bertanggung jawab," tegas dia.

Ditempat terpisah, Romel selaku kontrator pelaksana dari PT MAM, menyebutkan pihaknya, hanya memborong jalan yang dibeton, jika terjadi kerusakan pada jalan aspal diluar wewenang dia.

"Jika kerusakan terjadi pada jalan aspal bukan kerjaan kami. Kami hanya pekerja jalan beton. Tetapi kami akan memperbaiki jalan aspal itu, untuk memastikan langsung kami akan meninjau kelapangan," tulis Romel melalui pesan singkatnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Kesal Terhadap Proyek Rigid PT MAM, Warga Pelalawan Tanam Pisang di Jalintim
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved