Aktivis dan BEM se-Riau Dukung Penetapan Tersangka Kader HMI
Selasa, 24-11-2015 - 09:06:54 WIB
PEKANBARU,Riau12.com-Aktivis dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau mendukung penuh Polisi Daerah (Polda) Riau yang menetapkan delapan orang penggembira atau rombongan liar (Romli) Kongres XXIX HMI yang kedapatan membawa senjata tanjam setelah pihak kepolisian melakukan sweeping, Senin (23/11/2015).
"Kita sebelumnya juga memang meminta pihak kepolisian untuk melakukan sweeping dan langsung direspon. Kita meminta supaya ditindak tegas dan Alhamdullilah sudah ada yang ditetapkan tersangka," jelas Presiden BEM se Riau, Firka Maulana.
Selain mengecam penggunaan dana APBD Riau Rp 3 miliar untuk kegiatan kongres tersebut, dirinya juga menyayangkan ulah Romli yang membuat rusuh dan membawa senjata tajam serta merusak fasilitas umum.
"Pepatah mengatakan bahwa dimana bumi di pijak di situ langit dijunjung. Tapi apa yang dilakukan teman-teman dari Makassar ini tidak mencerminkan itu dan membuat rusuh dan merusak fasilitas umum. Kita sangat kecewa sekali, apalagi ada anak UIN yang jadi korban. Kongres ini adu intelektual bukan adu otot," jelasnya.
Menurutnya wajar jika ada supporter Askar The King yang terpancing melakukan penyerangan terhadap massa Romli dari Makassar tersebut. "Kita minta panitia kongres minta maaf melalui media dan bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan," katanya.
Terlepas dari itu dirinya juga memberikan dukungan terhadap ivent nasional tersebut. "Kita sangat mendukung kongres ini, inikan ivent nasional. Ada banyak yang datang yang mengunjang Riau. Tapi kita sangat menyayangkan anggaran Rp3 miliar yang digunakan ditambah lagi kegaduhan dan kerusuhan yang dilakukan. Inikan juga membuat masyarakat takut," katanya. (r12/hr)
Komentar Anda :