www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
DPRD Pekanbaru Sahkan APBD P Sebesar Rp2,847 Triliun
Jumat, 02-10-2020 - 09:35:01 WIB
Perwakilan undangan Pemko yang hadir saat paripurna pengesahan APBD P 2020.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, RIAU12.COM - DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna ke-5 masa sidang kesatu tahun 2020 membahas tiga agenda didalamnya termasuk pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2020 yang disahkan sebesar Rp 2,847 triliun di ruang paripurna Balai Payung Sekaki, Rabu (30/9/20).


Adapun tiga agenda tersebut adalah Laporan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang (P-APBD) tahun anggaran 2020, Laporan Panitia Khusus DPRD Pekanbaru terhadap pembahasan Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah Tahun 2017-2022, dan Penetapan Rencana Kerja DPRD Kota Pekanbaru tahun 2021.


Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani MS, SIP didampingi Wakil Ketua Ir. Nofrizal, MM. Rapat tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil.


Rapat paripurna kali ini tampak beda, paripurna tersebut dilakukan secara virtual (daring). Tampak hanya beberapa anggota dewan saja yang hadir dan sisanya melalui aplikasi zoom meeting (virtual). Para tamu undangan juga hanya beberapa orang perwakilan, dan seluruh tamu tampak mengenakan masker sesuai protokol kesehatan.


Ir. Nofrizal, MM selaku Juru Bicara Banggar DPRD Kota Pekanbaru dalam rapat paripurna tersebut menyampaikan adanya kenaikan dalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Kenaikan anggaran tersebut diutamakan untuk menangani covid-19 di Kota Pekanbaru.


"APBD-P mengalami kenaikan, yakni Rp2,7 triliun. Jadi, terjadi kenaikan Rp 185 miliar yang sebelumnya hanya Rp 2,6 triliun. Penambahan ini fokus untuk menangani covid-19," ucapnya.


Dijelaskan Nofrizal, ada beberapa OPD mengalami penurunan anggaran terkait APBD-P tersebut. Dia mengatakan bahwa penurunan itu tidak jauh berbeda secara prinsip.


"Seperti Dinas Pendidikan ada penurunan, karena ada mereka ada bantuan pusat (Dana BOS). Terus ada peningkatan dana bagi hasil Provinsi.

Sebenarnya secara prinsip tidak jauh berbeda karena penanganan covid-19. Beberapa OPD mengalami penurunan itu karena anggaran itu untuk penanganan covid-19 di Kota Pekanbaru," ujarnya.


Rapat paripurna tersebut disepakati dan disahkan bersama DPRD Pekanbaru dan Pemerintah Kota Pekanbaru bahwa APBD-P tahun 2020 fokus untuk penanganan covid-19 dan penanganan kesehatan masyarakat Kota Pekanbaru.


Pj Sekdako Pekanbaru Muhammad Jamil menyebut bahwa pengesahan APBD-P tersebut telah disetujui bersama dan akan diteruskan ke Gubernur.


"Setelah pengesahan ini, nanti kami (Pemko) akan menyampaikan ke Gubernur untuk dievaluasi sehingga bisa menjadi APDB-P Tahun 2020 dan bisa dilaksanakan oleh OPD masing-masing," katanya.


Jamil menambahkan, bahwa selain penanganan kesehatan, APBD-P tersebut untuk mempercepat prioritas kegiatan PUPR mengenai infrastruktur di Pekanbaru.


"Disepakati bahwa kita bersama fokus kepada penanganan kesehatan masyarakat dan kita akan melakukan percepatan di lingkungan dan kegiatan prioritas yang ada di PUPR. Karena itu prioritas kegiatan dari Kota Pekanbaru seperti jalan dan drainase yang ada.


Anggaran yang ada di APBD-P memang memiliki kenaikan dan penurunan dibeberapa OPD, karena APBD-P ini tidak bisa menampung semua kegiatan yang bisa kita tambah di setiap OPD," jelasnya?


Muhammad Jamil berharap dengan disahkannya APBD-P melalui paripurna bersama DPRD Pekanbaru tersebut melakukan percepatan diberbagai bidang terumata bidang kesehatan.


"Oleh sebab itu, kita akan lakukan penyesuaian-penyesuaian sistem OPD sesuai kegiatan prioritas yang dibuat dan kita sudah sepakat dengan DPRD Pekanbaru melakukan percepatan-percepatan diberbagai bidang terutama kesehatan bagi masyarakat Pekanbaru," pungkasnya. (***)


Teks : Beberapa anggota Dewan yang hadir saat paripurna pengesahan APBD P 2020



Teks: Ir. Nofrizal, MM selaku Juru Bicara Banggar DPRD Kota Pekanbaru dalam rapat paripurna


Teks: Penandatanganan Pengesahan APBD P 2020


Teks: Foto bersama Ketua DPRD Kota Pekanbaru bersama Pj Sekda usai pengesahan APBD P 2020



 
Berita Lainnya :
  • DPRD Pekanbaru Sahkan APBD P Sebesar Rp2,847 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved