www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kepemilikan Tanah di KIT Tumpang Tindih, Komisi I Panggil Pemko dan Pemilik Lahan
Jumat, 07-08-2020 - 12:45:13 WIB
Kelompok tani yang hadir saat hearing bersama komisi I terkait masalah lahan KIT.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, RIAU12.COM-Kepemilikan sengketa lahan di Kawasan Industri Tenayan (KIT) yang luasnya 266 hektar dipertanyakan Komisi I kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemilik lahan pada Rabu (29/7) lalu.


Hal ini membuat Ketua dan anggota Komisi I heran karena pihak Pemko Pekanbaru yang diwakili oleh pihak BPKAD kota Pekanbaru tidak membawa bukti dan data terkait kepemilikan lahan di Kawasan Industri Tenayan Kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru yang dikomplin oleh masyarakat.


Di dalam pertemuan tersebut, salah satu pemilik lahan di Kawasan Industri Tenayan, Said Usman Abdullah merasa kecewa dan heran kepada pihak Pemerintah Kota Pekanbaru khususnya BPKAD yang tidak bisa menunjukkan bukti status kepemilikan lahan tersebut.


Namun, pihak Komisi I DPRD Kota Pekanbaru akhirnya meminta pertemuan tersebut diundur karena masing-masing pihak, baik pihak Pemko dan masyarakat belum penuhnya menyerahkan bukti dan data kepemilikan lahan dikawasan Indrustri Tenayan.


Usai pertemuan, Said Usman Abdullah yang mengakui memiliki lahan seluas 16 hektar meminta kepada pihak Pemko Pekanbaru untuk menunjukkan berkas dan data atau legalitas lahan dikawasan Indrustri Tenayan tersebut.


"Kita selaku pemilik lahan tentunya memiliki dokumen yang lengkap dan sah, bahkan kita sudah bayar pajak terhadap lahan tersebut. Makanya, kita heran, kok bisa Kawasan Industri Tenayan ini menjadi proyek strategi nasional sementara masalah lahannya masih tumpang tindih," ungkap Said Usman Abdullah.


Sementara itu itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Isa Lahamid menjelaskan hasil hearing dengan pihak Lurah, Said Usman Abdullah selaku masyarakat pemilik lahan, kelompok tani, BPKAD serta BPN kota Pekanbaru, maka pihaknya mendapatkan kesimpulan  baik Pemko dan masyarakat sama-sama merasa memiliki lahan tersebut.


Namun suatu sisi, pihak Lurah mengakui bahwa surat masyarakat itu benar adanya dan pihak Lurah tidak mengetahui bagaimana surat dimiliki dari Pemko. "Kedua, kita meminta surat dan data masing-masing pemilik lahan agar data tersebut bisa kita telaah agar kita mengetahui statusnya seperti apa sehingga persoalan ini bisa diselesaikan," ujar Isa.


Mengenai untuk penghentian pekerjaan di lahan tersebut, pihaknya tidak bisa menghentikan proses pekerjaan di kawasan KIT sebab dari Komisi I belum memiliki data dan pengetahuan tanahnya seperti apa.


"Apalagi masyarakat belum sepenuhnya menunjukan datanya. Dan dari pihak BPN kota Pekanbaru tidak akan mengeluarkan sertifikat tanah selama tanah ini masih bersengketa," ungkap Isa.


Selain itu, Komisi I juga  mempertanyakan tentang  status lahan KIT yang dikelola oleh BUMD yang masuk dalam proyek strategi nasional.


"Kita pertanyakan  statusnya seperti itu apa dasar pertimbangannya. Apalagi kondisi tanah ini lagi bermasalah," pungkas Isa Lahamid. (***)


Teks: Suasana hearing Komisi I besama kelompok tani dan perwakilan Pemko yang dihadiri BPKAD dan BPN Kota Pekanbaru


Teks: Tanya jawab antara anggota Komisi I dan kelompok tani


Teks: Ketua Komisi I Doni Saputra dan Anggota Komisi I lainnya yang menghadiri rapat hearing


Teks: Sekretaris Komisi I Isa lahamid (pegang mic) saat bertanya pihak Pemko


Teks: Pihak pemko yang menghadiri RPD bersama Komisi I DPRD kota Pekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Kepemilikan Tanah di KIT Tumpang Tindih, Komisi I Panggil Pemko dan Pemilik Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved