www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Tertarik Sistem Transaksi Non Tunai, Komisi II DPRD Inhil Stuban ke Bapenda Pekanbaru
Rabu, 21-02-2018 - 12:04:29 WIB
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) studi banding (stuban) ke kantor Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Rabu, (21/2)
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Karena tertarik untuk belajar tentang sistim transaksi non tunai yang diterapkan Pemko Pekanbaru sebagai amanat undang- undang  yang dituangkan dalam  Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 910/1866/SJ tanggal 17 April 2017, perihal Implementasi transaksi non tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) studi banding (stuban) ke kantor Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Rabu, (21/2).

" Komisi ll DPRD Inhil datang Bapenda Pekanbaru untuk melihat langsung penerapan surat edaran No 10 dan 11 tentang transaksi non tunai. Pasalnya di daerah kami masih melaksanakan transaksi tunai, itu karena kondisi geografis wilayah yang belum terkoneksi dengan baik, " kata Wakil Ketua Komisi ll DPRD Inhil, Edi Gunawan.

Dijelaskannya, banyak ilmu baru yang didapat dari kunjungan ke Bapenda Pekanbaru terkait pembayaran non tunai tersebut.

Misalnya,  adanya kerjasama dengan bank dalam hal pembayaran, loket pembayaran khusus yang ada di Kantor Bapenda dan masih menerapkan UPTB di kawasan yang dinilai jauh.

"Apa yang kami peroleh hari ini tentu akan kami terapkan di daerah kami. Dan alasan kami ke sini melakukan studi banding karena Pekanbaru adalah barometernya Provinsi Riau," ujar Edi lagi.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Pekanbaru, Syoffaizal menjelaskan, pihaknya sangat bangga dijadikan tempat untuk belajar dalam hal penerapan pembayaran non tunai. Pasalnya program pembayaran non tunai telah dilakukan Bapenda Pekanbaru sejak 2016 lalu.

" Itu tentu sebuah kebanggaan bagi kita, semoga program yang telah kita terapkan bisa di adopsi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, selain itu dengan datangnya Anggota DPRD Inhil kesini bisa mempererat tali silaturahmi, " tandasnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Tertarik Sistem Transaksi Non Tunai, Komisi II DPRD Inhil Stuban ke Bapenda Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved