www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Disinyalir, Guru Bantu Daerah Inhu Lulus dengan Titipan dan Pakai Uang Pelicin
Jumat, 24-11-2017 - 21:45:13 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-RENGAT-Guru Bantu Daerah (GBD) Inhu yang diumumkan lulus hari Senin (20/11/2017) kemarin oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Inhu disinyalir ada yang titipan dan pakai uang pelicin.

Dimana, lebih kurang 200 orang GBD Inhi telah diumumkan dan dinyatakan lulus, namun ada dugaan dari jumlah tersebut beberapa di antaranya hanya lulusan SMA dan tetap saja lulus, padahal syaratnya adalah S1.

Dari isu yang berkembang di tenggah masyarakat, GBD yang lulus tidak sesuai persyaratan itu membayar Rp20 hingga Rp30 juta. Selain itu juga tersebar isu bahwa yang lulus GBD titipan oknum pejabat dan anggota dewan Inhu. Namun isu tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan karena masih perlu diungkap kebenarannya.

"Benar atau tidak benarnya isu terkait kelulusan GBD, kami atas nama masyarakat Inhu mohon kepada penegak hukum, Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat untuk segera menyelidiki isu tersebut, karena, tidak mungkin ada asap kalau tidak api," kata Dody Fernando SH MH, Jumat (24/11/2017) seperti dilansir datariau.

"Mengenai isu GBD titipan oknum pejabat dan membayar juga sampai ke telinga saya, tapi kita belum dapat membuktikan secara publik, semoga dengan dalam waktu dekat ini kita dapat segera membuktikan," singkatnya.

Dari pesan elektronik yang masuk ke wartawan yang dikirimkan beberapa massyarakat dikatakan bahwa lebih kurang 70 orang yang lulus GBD itu melalui oknum anggota dewan rata-rata berasal dari kecamatan Rakit Kulim, Peranap dan kecamatan Batang Peranap.

Terkait hal ini, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Inhu Ujang Sudrajat hingga kini belum dapat mintai keterangan, saat dikonfirmasi selulernya beberapa kali belum dijawab, pesan singkat yang dilayangkan juga tidak ada jawaban.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Disinyalir, Guru Bantu Daerah Inhu Lulus dengan Titipan dan Pakai Uang Pelicin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved