Terkait Bentrok Mahasiswa Fisipol Vs Teknik, UR Bentuk Tim investigasi
Sabtu, 07-10-2017 - 14:45:12 WIB
Riau12.com-PEKANBARU-Pihak Universitas Riau (UR) akhirnya memberikan pernyataan resmi ke publik mengenai rentetan kejadian, penyebab terjadinya bentrokan ratusan mahasiswa dari Fisip dan Teknik serta melakukan upaya untuk mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.
Menurut Rektor UR, Prof Dr Aras Mulyadi, pihaknya juga telah membentuk tim investigasi yang akan mencari tahu keseluruhan fakta mulai dari awal hingga pasca bentrokan.
Meski tidak merinci jumlah anggota dari tim pencari fakta tersebut, namun Aras menegaskan bahwa tim pencari fakta itu nantinya bertanggung jawab pula secara penuh untuk mencari tahu siapa provokator dibalik kejadian tersebut.
"(tim pencari fakta) ini sudah kita bentuk. Mereka akan melakukan investigasi dari awal sampai pasca bentrokan dengan tetap memperhatikan perundang-undangan yang berlaku. Jika ditemukan ada (mahasiswa) yang terbukti (sebagai provokator) atau yang melakukan pelanggaran lain, kita pasti berikan sanksi tegas sesuai perbuatannya," ujarnya didampingi masing-masing Dekan serta Gubernur BEM dari Fisip maupun Fakultas Teknik ketika menggelar jumpa pers di Aula Gedung Pascasarjana, Komplek Kampus Gobah UR, di Jalan Pattimura, Sabtu (07/10/17).
Dia menuturkan, selain membentuk tim investigasi, pihaknya pun telah melakukan beberapa langkah lain guna menciptakan kondusifitas kampus, terutama terhadap dua fakultas yang terlibat bentrok (Fisip dan Teknik).
Langkah-langkah itu yakni meliburkan seluruh mahasiswa/i Fisip dan Teknik selama sepekan, terhitung sejak 6 Oktober sampai 13 Oktober pekan depan.
Kemudian mewajibkan kedua belah pihak fakultas, mulai dekan, wakil dekan, para dosen hingga ke mahasiswa agar saling berkonsolidasi menjaga keamanan fakultasnya masing-masing. Selanjutnya, memediasi kedua fakultas agar berdamai dan saling memaafkan.
"Kita sangat menyayangkan kejadian itu. Penyebabnya dipicu karena konvoi ugal-ugal mahasiswa Teknik yang memasuki Fisip sehingga memancing kerusuhan. Saya sebagai Rektor juga meminta maaf atas peristiwa itu. Ke depan kita berharap bentrokan ini tak terulang lagi," tandasnya.(r12/rt)
Komentar Anda :