www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Bapenda : Triwulan III 2017, PAD Pekanbaru Capai Rp290 Miliar
Senin, 04-09-2017 - 16:00:00 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Kepala Bapenda Pekanbaru Azharisman Rozie mengatakan, memasuki Triwulan ke 3 tahun 2017 ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digesa. Dari target realisasi senilai Rp 500 Miliar hingga akhir tahun, saat ini PAD yang sudah terkumpul sudah sebanyak Rp290 miliar lebih. Itu berarti ada sekitar Rp 210 Miliar target realisasi yang harus dicapai Bapenda hingga penghujung tahun.

Ia menjelaskan bahwa saat ini ada beberap objek pendapatan yang naik secara signifikan. Seperti pajak restoran yang mencapai Rp8,5 miliar tiap bulannya. Sebelumnya, untuk pajak restoran hanya berkisar diantara Rp5 miliar sampai dengan Rp6 miliar.

"Ya memang kami akui masih banyak kekurangan. Namun ini sudah kami upayakan maksimal. Seperti kemaren untuk restoran kami canangkan bulan pajak restoran. Itu supaya fokus untuk meraup pendapatan dari restoran," katanya.

Ia pun merasa optimis atas capaian realisasi PAD Rp500 miliar hingga akhir tahun. Hal tersebut dilihat dari tren pembayaran pajak beberapa bulan terakhir yang cenderung mengalami kenaikan.

Selain itu saat ini dirinya juga berencana untuk menjalin kerjasama dengan Kecamatan Rumbai. Dimana dengan aplikasi redrose yang diciptakan Kecamatan Rumbai dirasa bisa menggenjot pendapatan dari segi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), "Tadi saya sudah bertemu dengan Pak Camat Rumbai. Ya, kami ingin menjalin MoU untuk penggunaan aplikasi tersebut," sebutnya.

Ia sendiri sudah memastikan bahwa kinerja apilkasi redrose ciptaan Kecamatan Rumbai sangat membantu dari segi pendataan serta penamaan objek pajak.

Kedepan pihaknya akan mengusulkan kepada Pemko Pekanbaru agar menjadikan redrose sebagai aplikasi yang dapat dipakai oleh seluruh Kecamatan. Bukan hanya satu Kecamatan.

"Kami coba dulu ini kerjasama. Kalau saya rasa hasilnya maksimal, maka nanti akan kami usulkan agar semua Kecamatan punya aplikasi ini. Jadi gampang sinkron antara Bapenda dengan Kecamatan," imbuhnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Bapenda : Triwulan III 2017, PAD Pekanbaru Capai Rp290 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved