www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Seragam Siswa SMP 15 Tak Kunjung Selesai, Ratusan Wali Murid Datangi Sekolah
Sabtu, 22-07-2017 - 19:08:46 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Sekolah Menengah Pertama (SMP) 15 Rumbai didatangi Ratusan wali murid. Pasalnya, seragam sekolah anak-anak mereka belum juga selesai, padahal uang pembayarannya sudah dilunasi sejak satu tahun lalu.

Para wali itu mendatangi SMP 15 Rumbai, Sabtu (22/7/2017) siang. Mereka mempertanyakan kebijakan sekolah yang belum juga memberikan kejelasan tentang seragam sekolah tersebut.

"Uang baju sudah lunas pada Juli 2016 lalu tapi baju belum ada yang selesai," ujar seorang wali murid saat ditemui di Aula SMP 15 Rumbai.

Menurut wanita itu, ia bersama para wali murid lain meminta uang mereka dikembalikan. Namun, pihak sekolah meminta mereka mencatat nama. "Kami khawatirkan dengan anak kami," ucapnya.

Awalnya, penyerahan seragam dijanjikan setelah tiga bulan setelah lunas. "Ini sudah satu tahun, tapi belum juga ada kejelasan," ucap wali murid lainnya yang enggan disebut namanya.

Ketika hal itu ditanyakan kepada Kepala SMP 15 Rumbai, disebutkan kalau uang itu sudah disetorkan untuk biaya jahit seragam. Bahkan wali murid yang bertanya ke guru juga tidak mendapatkan jawaban pasti.

Anehnya lagi, para wali murid yang membayar uang seragam tersebut tidak diberi kwitansi sebagai tanda bukti. Padahal yang yang diminta sebesar Rp1,8 juta.

"Katanya biaya itu untuk lima pasang baju seragam. Seragam Melayu, seragam khusus, seragam dongker putih, seragam Pramuka dan lainnya," tutur wali murid itu.

Pihak sekolah meminta wali murid bersabar dan akan akan menyelesaikan seragam sekolah itu pada Agustus nanti.

Tapi pihak sekolah meminta kembali kepada siswa untuk mengukur badan siswa lainnya. "Katanya sudah diukur tapi minta diukur lagi. Dari awal kami sudah minta jahit sendiri tapi pihak sekolah bilang seragamnya takut tidak sama," tuturnya.

Selain uang baju, wali murid mengaku juga diminta uang pustaka. Namun, sejauh ini belum diketahui secara pasti penggunaan uang tersebut.

Sementara itu, Kepala SMP 15 Rumbai Pekanbaru belum bisa dikonfirmasi terkait masalah tersebut. (r12/ckp)



 
Berita Lainnya :
  • Seragam Siswa SMP 15 Tak Kunjung Selesai, Ratusan Wali Murid Datangi Sekolah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved