www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Akibat Membludaknya Lanjutkan Pendidikan SMA, Ratusan Calon Siswa di Duri Terancam Nganggur
Kamis, 06-07-2017 - 06:53:41 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-DURI-Akibat membludaknya siswa yang akan melanjutkan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) itu, diperkirakan ratusan calon siswa akan nganggur alias putus sekolah.

Perkiraan banyaknya calon siswa yang akan putus sekolah itu cukup beralasan dan nyata, pasalnya jumlah siswa SMP yang menyelesaikan pendidikan tidak seimbang dengan daya tampung SMA Negeri yang ada.

Meski keputusan Dinas Pendidikan Propinsi Riau telah menyatakan akan mengutamakan calon siswa yang berada diawal lingkungan sekolah, namun hal tersebut tak memberikan solusi bagi keberhasilan sistem PPDB ditingkat SMA tersebut.

Murni, salah seorang wali calon siswa di Duri secara tegas menyatakan kekecewaannya akan pelaksanaan PPDB tahun ini. Pasalnya dirinya yang berdomisili di sekitar SMAN 3 Mandau tidak terakomodir walaupun berdomisili di lingkungan sekitar sekolah.

"Mau kemanalah kami akan menyekolahkan anak, katanya diutamakan lingkunan sekitar, tapi kenyataannya jauh dari harapan. Sementara nilai ekonomi kami tidak mampu untuk menyekolahkan anak di sekolah swasta," keluhnya.

Dikatakannya, khusus untuk di lingkungan sekitar SMAN 3 tersebut, Murni mengatakan jika hampir 50 orang calon siswa ditolak dengan alasan nilai yang tidak mencukupi.

Terpisah, Kepala SMAN 3 Mandau, Syahwenifitri melalui Panitia PPDB, Dondian Putra saat dikonfirmasi Rabu (5/7/17) melalui sambungan telepon genggamnya membenarkan perihal tersebut.

"Anak disekitar lingkungan sekolah tetap kita akomodir dan jika nilainya terlalu rendah, tentu kita akan saring,"jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait Dinas Pendidikan Propinsi Riau terkait ramainya sistem PPDB di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Akibat Membludaknya Lanjutkan Pendidikan SMA, Ratusan Calon Siswa di Duri Terancam Nganggur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved