www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Miris, Kepala Desa Ini Keluhkan Muridnya Hanya 4 Orang
Selasa, 13-12-2016 - 11:45:50 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - KAPUAS HULU - Kepala Desa Mlembah, Yohanes A Karondeng mengeluhkan murid Sekolah Dasar (SD) yang ada di dusunnya yaitu di Dusun Manggin, Kecamatan Batang Lupar Lanjak di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, hanya 10 murid.

"Memang di sekolah kami yang satu-satunya ini hanya sampai kelas 4 saja karena murid kami hanya 10 orang," ungkapnya, Selasa (13/12/2016).

Minimnya murid di SD Manggin, disadari Kades Yohannes karena jarak sekolah yang sangat jauh untuk didatangi.

"Jaraknya 12 kilometer dari desa kami, dan transportasi satu-satunya hanya menggunakan sampan, warga banyak yang tidak punya sampan di dusun kami," katanya.

Menurutnya, hal ini juga dampak dari masuknya program pemerintah yang menyarankan agar seluruh warga menggunakan KB (Keluarga Berencana) sehingga warga Dusun Manggin sedikit memiliki keturunan.

"Di sini program KB sangat sukses sehingga warga jarang memiliki anak," jelasnya.

Namun demikian, seringnya sosialisasi yang diberikan oleh pemerintah terkait KB sudah dipahami oleh warga bahwa program memiliki dua anak bukan bermaksud mengekang hanya memiliki sedikit keturunan.

"Sekarang warga sudah paham yang dimaksud adalah mengatur jarak kelahiran selain juga merencanakan terlebih dahulu sebelum punya momongan," katanya.

Terbukti, ditambahkan Yohannes saat ini warga Dusun Manggin memiliki balita yang rata-rata seumuran sehingga dua hingga tiga tahun kedepan ia meyakini bahwa SD di dusunnya akan banyak memiliki murid untuk dapat mengenyam pendidikan.

"Saat ini sudah banyak balita di dusun kami, semoga tiga tahun kedepan SD kami akan banyak muridnya," katanya lagi.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana saat mengunjungi kawasan pedalaman tersebut mengaku saat ini pemerintah khususnya BKKBN terus menerus memberikan pemahaman akan program KB, namun bukan untuk melarang warga memiliki keturunan melainkan merencanakan sebelum memiliki anak sehingga seluruh warga mendapatkan keluarga dan keturunan yang berkualitas.

"Karena pemerintah tidak pernah melarang masyarakat memiliki keturunan. Hanya saja jika direncanakan, maka generasi Indonesia akan menjadi generasi yang berkualitas karena cukup gizi, kesehatan, pendidikan termasuk perhatian dari orangtuanya," kata Kusmana. (r12/oz)



 
Berita Lainnya :
  • Miris, Kepala Desa Ini Keluhkan Muridnya Hanya 4 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved