www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kondisi Tingginya Air Sungai Siak Sebabkan Tiga Sekolah Digenangi Banjir
Sabtu, 03-02-2024 - 09:45:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Kondisi tingginya air sungai Siak menyebabkan aktivitas masyarakat dan pendidikan kembali terdampak. Bahkan saat ini ada tiga sekolah yang digenangi banjir.

Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, sekolah yang saat ini terdampak banjir, yakni SDN 120 Pekanbaru, SDN 140 Bambu Kuning dan SMPN 44 Pekanbaru di Jalan Damai, Kelurahan Palas.

"Ya kondisi air sungai siak kembali tinggi dan air sudah masuk ke kawasan sekolah. Kepada pihak SDN 120 untuk terus siaga dan segera ambil tindakan jika kondisi air makin tinggi," ungkap Abdul Jamal, Jumat (2/2/2024).

Menurut Jamal, pihak sekolah dan Disdik Pekanbaru tetap melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terkait tindakan urgen yang diambil.

"Jika genangan banjir membahayakan, maka pihak sekolah bisa mengambil kebijakan. Para murid nantinya bisa belajar dari rumah atau daring untuk sementara waktu. Kondisi ini masih terus kita pantau," tuturnya.

Untuk SDN 140 di Bambu Kuning dan SMPN 44 Pekanbaru di Jalan Damai, Kelurahan Palas. Banjir yang menggenangi saat ini tidak setinggi banjir sebelumnya.

Sementara ini, siswa di tiga sekolah yang terendam banjir masih melakukan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka.

Abdul Jamal menuturkan, jika banjir tidak mengganggu aktivitas belajar, maka belajar di sekolah tetap dilaksanakan.

Namun, jika banjir sudah mengganggu hingga masuk ke ruang kelas seperti kondisi sebelumnya, maka pihak sekolah mengambil kebijakan dengan mengizinkan belajar dari rumah.

Masih kata Jamal, dalam kondisi banjir saat ini, yang paling utama adalah keselamatan siswa.

"Jangan sampai digigit ular atau kenapa-kenapa anak-anak itu, tenggelam bisa masuk parit. Kalau membahayakan, ya seperti kemarin saja, belajar dari rumah," pungkasnya.

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Kondisi Tingginya Air Sungai Siak Sebabkan Tiga Sekolah Digenangi Banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved