www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Rektor UIR Apresiasi Diskusi Publik KPK
Kamis, 24-01-2019 - 17:13:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com, PEKANBARU-Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yag memiliki sumberdaya alam sangat besar, dan selama ini turut menjadi Provinsi penyangga ekonomian nasional.

Ada semboyan yang terkenal di negeri ini, yakni di atas minyak dan di bawah minyak. Sayangnya kekayaan alam Riau belum mampu memberi kesejahteraan kepada masyarakatnya.

"Masih banyak penduduk di Riau yang hidup di bawah garis kemiskinan. Lebih dari itu, provinsi ini pernah pula dikenal sebagai provinsi termiskin di Tanah Air. Ini sebuah ironi," kata Rektor Universitas Isalam Riau (UIR) Prof Dr Syafrinaldi MCL.

Hal itu disampaikan Rektor Syafrinaldi saat memberi sambutan pada kegiatan Diskusi Publik bertajuk, 'Korupsi di Sektor Sumberdaya Alam dan Urgensi Perubahan Undang Undang Pmberantasan Tindak Pidana Korupsi' yang berlangsung di Auditorium Gedung Rektorat Kampus UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru pada Kamis 24 Janauri 2019.

Rektor pun mengapresiasi kegiatan tersebut. Rektor melanjutkan, pengelolaan sumberdaya alam, menjadi perhatian serius kalangan penegak hukum termasuk dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Lembaga anti rasuah ini hampir setiap minggu melakukan OTT (operasi tangkap tangan) kepada siapapun yang bermain-main dengan pelanggaran hukum. Saking seringnya KPP meng-OTT, lembaga ini pun tak lagi menjadi komisi yang ditakuti.

"Membicarakan dua hal yakni korupsi disektor Sumberdaya alam dan urgensi perubahan Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, Diskusi ini sangat penting," tegas Rektor.

Diskusi yang dimoderatori Ahlul Fadli dari Senerai Riau ini menghadirkan empat pembicara. Masing-masing Wakil Ketua KPK Alaxander Marwata, Guru Besar IPB Prof Dr Hariadi Kartodiharjo, Ahli Hukum Pidana UIR Dr Muhammad Nurul Huda, SH, MH dan Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau/Jikalahari Made Ali SH.

Selain dihadiri Dosen dan mahasiswa UIR, diskusi ini juga diikuti para penegak hukum seperti jaksa, polisi dan advokat.(rsky)



 
Berita Lainnya :
  • Rektor UIR Apresiasi Diskusi Publik KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved