www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Gawat! Gagal Panen, 2.500 Petani Bunuh Diri
Selasa, 13-03-2018 - 19:12:15 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MUMBAI-Karena hasil panen yang terus merosot, puluhan ribu petani di Mumbai, India berujuk rasa dengan berjalan kaki ratusan kilometer. Dalam unjuk rasa yang dilakukan Senin (12/3) waktu setempat, mereka memakai topi dan bendera merah. Para petani tiba di Mumbai, setelah sebelumnya melakukan perjalanan panjang sejauh 165 km yang ditempuh selama enam hari. Pengunjuk rasa berjumlah 30.000 orang termasuk wanita tua dan anak kecil. Mereka berkumpul di lapangan bermain Azad Maidan di selatan Mumbai. "Kami telah membuat pengaturan termasuk menyiapkan fasilitas medis darurat dan air minum," kata Juru Bicara Otoritas Kewarganegaraan Mumbai, Tanaji Kamble. Para pengunjuk rasa menginginkan pemerintah negara bagian Maharashtra untuk memindahkan lahan hutan ke petani kesukuan yang telah lama bekerja selama bertahun-tahun. Mereka juga ingin dibayar satu setengah kali lipat dari biaya hasil panen mereka. Mereka juga menuntut agar pemerintah membebaskan semua pinjaman pertanian. Pemerintah Maharashtra mengatakan, pihaknya bersedia untuk mempertimbangkan tuntutan tersebut dan akan menemui para pemimpin petani untuk mencoba mencapai kesepakatan. Tahun lalu, Kepala Menteri Maharashtra Devendra Fadnavis mengatakan, pemerintahnya akan menghapuskan pinjaman kepada petani yang diperkirakan bernilai sekitar USD 4,75 miliar. India memiliki hampir 260 juta petani dan buruh tani dan lebih dari separuh penduduk tinggal di daerah pedesaan, namun pertanian hanya menyumbang 17 persen dari produk domestik. Maharashtra adalah salah satu negara bagian terpenting di India. Dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi hujan yang mengakibatkan kegagalan panen. Lebih dari 2.500 petani bunuh diri pada 2017. (jpnn)



 
Berita Lainnya :
  • Gawat! Gagal Panen, 2.500 Petani Bunuh Diri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved