www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Wali Kota di Bolivia Dipasung Warganya karena Tak Tepati Janji
Kamis, 08-03-2018 - 07:10:12 WIB
TERKAIT:
   
 

<>Riau12.com-SAN BUENAVENTURA- Wali Kota San Buenaventura di Bolivia, Javier Delgado, dipasung oleh warganya dengan alasan tidak menepati janji dan mengabaikan mereka untuk audiensi. Ini sudah yang ketiga kalinya, Delgado dihukum pasung oleh warganya karena dianggap tak bekerja dengan benar. Kejadian itu berlangsung 25 Februari lalu. Wali Kota Delgado awalnya datang untuk meresmikan beberapa proyek pembangunan, termasuk jembatan yang didanai dari pajak masyarakat. Di lokasi peresmian, bukannya sambutan seremonial yang dia dapat, melainkan amarah masyarakat. Dia dikepung, ditangkap dan dipasung kakinya. Hukuman itu rupanya sudah disiapkan dengan matang. Saat Delgado tiba, penduduk San Jose, dekat San Buenaventura, sudah menyatakan bahwa sang wali kota tidak akan dibiarkan masuk ke wilayah mereka. Jika nekat datang, pejabat itu akan menghabiskan waktunya dengan kaki di dalam pasungan. Hukum pasung itu dianggap sebagai hukuman tradisional di kota tersebut bagi politisi yang tidak bekerja dengan benar. Masyarakat yang marah juga bersumpah tidak akan memilih politisi yang tak becus bekerja. Edgar Ramos, wartawan Radio Fides yang meliput acara tersebut, mengatakan kepada BBC Mundo bahwa masyarakat marah karena wali kota tidak pernah menerima mereka di kantor kota. "Mereka tidak membiarkan saya berbicara," kata Wali Kota Delgado kepada BBC Mundo. Dia mengaku rela menerima hukuman warga untuk menghindari konflik besar. Delgado menghabiskan sekitar 40 menit dengan kaki dipasung. Dia mengakui, hukuman itu sudah yang ketiga kalinya diberikan oleh komunitas San Buenaventura. Dua hukuman serupa pernah dia terima pada tahun 2015 dan 2016. Alasannya pun serupa dengan yang dituduhkan oleh penduduk San José. Delgado merasa masyarakat keliru menerima informasi tentang kinerjanya. "Tiga kali ada kesalahan informasi tentang tindakan saya," ujarnya. Dia mengklaim telah memenuhi janjinya, seperti menyediakan listrik, antena telepon seluler, membangun jalan yang menghubungkan masyarakat antarwilayah dan beberapa pembangunan lainnya. Masyarakat San Jose tak hanya memasung sang wali kota. Mereka mengumpulkan tanda tangan berisi petisi penarikan dukungan untuk Delgado. Sosiolog Bolivia Oscar Rocabado belum pernah melihat praktik masyarakat seperti ini sebelumnya di negaranya. Menurutnya, San Buenaventura merupakan wilayah yang masih didominasi hutan. "Itu tidak terjadi di seluruh Bolivia," katanya, yang dilansir Kamis (8/3/2018). Sumber : Sindonews.com



 
Berita Lainnya :
  • Wali Kota di Bolivia Dipasung Warganya karena Tak Tepati Janji
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved