www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sebuah Pesawat Amfibi Jatuh ke Sungai di Sydney, 6 Orang Tewas
Senin, 01-01-2018 - 07:45:12 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Sebuah pesawat amfibi (seaplane) jatuh ke sungai di Sydney, Australia pada Minggu, 31 Desember 2017, pukul 15.15 waktu setempat. Pesawat itu jatuh dan tenggelam sedalam 13 m di Teluk Yerusalem, Sungai Hawkesbury, di Kota Cowan, 50 km di utara Sydney. Dari bangkai pesawat, aparat berhasil mengumpulkan enam jasad korban. Demikian seperti dikutip BBC, Minggu (31/12/2017). Menurut firma pengelola pesawat tersebut, keenam korban meliputi; seorang pilot, seorang anak berusia 11 tahun, dan empat orang berkewarganegaraan Inggris. Semua korban berstatus sebagai penumpang dan awak pesawat jenis DHC-2 Beaver dengan nomor registrasi VH-NOO, yang dikelola oleh firma wisata Sydney Seaplanes. Seperti dikutip dari ABC Australia, sebelum jatuh, seaplane itu tengah dalam perjalanan dari Cottage Point Inn Restaurant menuju Rose Bay di Sydney timur dengan rata-rata waktu tempuh mencapai sekitar 20 menit. Tak disangka, si tengah perjalanan, pesawat itu kemudian dilaporkan jatuh. Kapal, helikopter, dan tim penyelam penyelamat dari New South Wales Police dan New South Wales Ambulance Service dikerahkan untuk merespons jatuhnya pesawat amfibi tersebut. Pusat komando juga telah didirikan di Teluk Apple Tree, di Bobbin head, Taman Nasional Ku Ring Gai, Kota Cowan. Kini, polisi masih terus menjaga bangkai dan puing pesawat sepanjang waktu, hingga tim pemerintah federal dari Biro Keselamatan Transportasi Australia tiba pada Senin 1 Januari 2018. Aparat setempat juga masih menyelidiki apa yang menyebabkan pesawat amfibi itu jatuh di Sydney, Australia. Polisi juga mendesak para saksi mata untuk melaporkan diri guna memberikan kesaksian.(lp6c)



 
Berita Lainnya :
  • Sebuah Pesawat Amfibi Jatuh ke Sungai di Sydney, 6 Orang Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved