www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Negara OKI Sepakat Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina, PM Israel Menolak
Jumat, 15-12-2017 - 11:30:12 WIB
TERKAIT:
   
 

<>Riau12.com-TEL AVIV-Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu menanggapi dingin keputusan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tentang status Yerusalem. Organisasi yang beranggotakan 57 negara ini, menetapkan dengan tegas bahwa Yerusalem Timur adalah Ibu Kota Palestina. Menanggapi hal tersebut, PM Netanyahu menyatakan, ia tidak terkesan atas pernyataan para pemimpin negara Islam yang berkumpul di Istanbul, Turki tersebut. "Semua pernyataan ini tidak memberi kesan apa pun kepada kami. Pada akhirnya, kebenaran akan menang dan yang lainnya akan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan akan memindahkan kedutaannnya," ujar Netanyahu. Sebagaimana dilansir dari The New Arab, Kamis (14/12/2017), PM Netanyahu menolak keputusan OKI tersebut dan meminta dengan tegas pada Palestina untuk mengakui kekalahannya. Menurut Netanyahu, dengan mengalahnya Palestina, maka perdamaian akan bisa terwujud. "Sebaiknya Palestina menerima kenyataan dan bekerja untuk perdamaian. Bukan bekerja untuk radikalisasi dan sebaiknya mengakui fakta tentang Yerusalem. Kami juga akan melindungi kemerdekaan para peziarah untuk semua agama di Yerusalem," imbuhnya. Selain menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina, negara-negara OKI juga mendesak negara lainnya untuk turut mendukung hal tersebut. Sebagaimana diketahui, klaim Israel terhadap Yerusalem Timur ditolak sebagian besar negara di dunia termasuk Uni Eropa. Sebagian besar dari mereka menilai bahwa status Yerusalem hanya bisa ditentukan melalui perlindungan 2 negara Israel-Palestina.(okezone)



 
Berita Lainnya :
  • Negara OKI Sepakat Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina, PM Israel Menolak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved