www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Presiden Turki Erdogan Sebut Israel Negara Teroris, Netanyahu Balas Ledek Turki
Senin, 11-12-2017 - 08:12:45 WIB
TERKAIT:
   
 

<>Riau12.com-PARIS-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel sebagai negara teroris yang membunuh anak-anak. Komentar negatif itu pun dibalas ledekan oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Perang kata-kata kedua pemimpin itu dipicu oleh keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang secara resmi dan sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Erdogan yang merasa sebagai salah satu suara utama di dunia Islam mengecam keputusan Erdogan dan menjadikan Israel sebagai sasaran ujaran kemarahannya. "Palestina adalah korban yang tidak bersalah untuk Israel, ini adalah negara teroris, ya, teroris!," kata Erdogan dalam sebuah kongres Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Kota Sivas, Turki. "Kami tidak akan meninggalkan Yerusalem karena belas kasihan negara yang membunuh anak-anak," lanjut dia. Netanyahu yang menggelar jumpa pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron membalas retorika anti-Israel yang dilontarkan Erdogan. "Saya tidak terbiasa menerima ceramah tentang moralitas dari pemimpin yang mengebom penduduk desa Kurdi di negara asalnya, Turki, yang memenjarakan wartawan, yang membantu Iran mengatasi sanksi internasional dan yang membantu teroris, termasuk di Gaza , membunuh orang tak berdosa. (Erdogan) bukan orang yang akan menguliahi kita," ujar Netanyahu, seperti dikutip Reuters, Senin (11/12/2017). Erdogan sendiri telah menyerukan sebuah pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul pada hari Rabu untuk membahas krisis Yerusalem. Dia sebelumnya mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik antara Turki dan Israel jika Yerusalaem menjadi ibu kota negara Yahudi tersebut. Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan Erdogan pada hari Senin di Turki. Keduanya juga akan membahas krisis Yerusalem. Retorika Erdogan mengakar ke bawah. Surat kabar Hurriyet melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Turki meminta semua klub yang bermain di Liga Super, Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 untuk membuka spanduk Yerusalem saat memasuki lapangan sebelum awal pertandingan minggu ini.(sindonews)



 
Berita Lainnya :
  • Presiden Turki Erdogan Sebut Israel Negara Teroris, Netanyahu Balas Ledek Turki
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved