www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Warga Singapura Ingin Perpanjang Usia Pensiun Jadi 70 Tahun
Senin, 30-10-2017 - 07:07:07 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SINGAPURA-Warga Singapura yang hampir pensiun bersiap bekerja lebih lama dari para pendahulunya. Sebab, berdasarkan survei terbaru oleh Pusat Penelitian Manajemen Singapura yang bekerja sama dengan RAND Corporation berbasis di AS, pria Singapura berusia 55-59 tahun berharap bisa bekerja secara penuh hingga 65 tahun sampai 70 tahun. Sementara, pekerja wanita memiliki harapan bekerja lebih dari 62,65, dan 70 tahun.

Temuan ini dapat mengurangi tekanan pembuat kebijakan untuk mendukung keuangan populasi yang menua secara cepat. Negara lain berjuang dalam tekanan politik untuk mempertahankan usia pensiun yang membuat jumlah warga penerima jaminan sosial tidak berubah. Sementara, usia pensiun warga Singapura telah naik menjadi 67 tahun dan membuat mereka lebih adaptif untuk bekerja lebih lama.

Data responden menunjukkan laki-laki yang berharap dapat bekerja hingga usia 65 tahun yakni berlatar belakang pendidikan rendah, kelas menengah bawah, lajang, dan sehat. Bagi wanita Singapura, hampir satu dari lima orang atau lebih dari dua kali lipat dari 7 persen saat ini, ingin bekerja secara penuh hingga dapat melebihi usia 70 tahun.

Survei tersebut dilakukan secara bulanan longitudinal, dengan sampel aktif 12 ribu masyarakat Singapura, menghimpun 8.000 tanggapan setiap bulannya. Mereka menyurvei warga berusia antara 50-70 tahun dengan sejumlah isu seperti pendapatan, kesehatan, pekerjaan, perumahan, hingga kesejahteraan secara umum.

RAND juga telah melakukan proyek yang sama di negara lain dalam jangka waktu panjang. Tetapi, Singapura tercatat memiliki frekuensi pengumpulan data yang tertinggi. Dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan setempat, survei telah dilakukan sejak September 2015.(Republika)



 
Berita Lainnya :
  • Warga Singapura Ingin Perpanjang Usia Pensiun Jadi 70 Tahun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved