Korut Imbau Negara-Negara PBB agar Tidak Bergabung dengan AS jika Ingin Selamat
Selasa, 17-10-2017 - 08:12:45 WIB
Riau12.com-SYDNEYKorea Utara (Korut) memperingatkan negara-negara yang bergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sebuah pernyataan. Korut menyatakan "jangan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dalam tindakan militer melawan negara Asia dan Anda akan selamat dari pembalasan".
Pernyataan tersebut disampaikan oleh wakil perdana menteri Korea Utara (Korut), Kim In-ryong, dalam sebuah diskusi tentang senjata nuklir oleh komite Majelis Umum PBB. Namun, Kim tidak membacakan bagian itu dengan suara yang lantang.
"Selama seseorang tidak mengambil bagian dalam tindakan militer AS melawan DPRK (Korut), kami tidak berniat menggunakan atau mengancam mereka dengan senjata nuklir melawan negara lain," ucap Kim In-ryong, dilansir dari 9 News, Selasa (17/10/2017).
"Seluruh daratan AS berada dalam jangkauan tembakan kami dan jika AS berani menyerang wilayah suci kami bahkan satu inci pun, mereka tidak akan lolos dari hukuman berat kami di bagian dunia mana pun," tambahnya.
Ketegangan meningkat antara AS dan Korut menyusul serangkaian tes senjata oleh Pyongyang dan serangkaian pertengkaran sengit antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un. Dewan Keamanan PBB memberikan menaikkan sanksi terhadap Korut atas program rudal nuklir dan balistik sejak 2006.
"Jika kebijakan dan ancaman nuklir AS benar-benar dihentikan, kita tidak akan pernah menempatkan senjata nuklir dan roket balistik kita di meja perundingan dalam situasi apa pun," ujar Wakil Duta Besar Korea Utara kepada komite Majelis Umum PBB.
Rezim Pyongyang telah mengkritik "langkah berbahaya" Australia dalam mendukung provokasi politik dan militer AS dan mengatakan jika ini berlanjut, ia tidak akan dapat "menghindari bencana"
"Jika Australia terus mengikuti AS dalam menjatuhkan tekanan militer, ekonomi, dan diplomatik kepada Korut meskipun kami berulang kali memperingatkan, mereka tidak akan bisa menghindari bencana," ungkap KCNA.
Namun Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengatakan Australia bukanlah "target utama".
"Ancaman Korut hanya memperkuat tekad kita untuk menemukan solusi damai terhadap meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea yang disebabkan oleh tindakan ilegal, mengancam, dan provokatif dari Korut," kata Bishop di Sydney.(okz)
Komentar Anda :