www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Korut Imbau Negara-Negara PBB agar Tidak Bergabung dengan AS jika Ingin Selamat
Selasa, 17-10-2017 - 08:12:45 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SYDNEYKorea Utara (Korut) memperingatkan negara-negara yang bergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sebuah pernyataan. Korut menyatakan "jangan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dalam tindakan militer melawan negara Asia dan Anda akan selamat dari pembalasan". Pernyataan tersebut disampaikan oleh wakil perdana menteri Korea Utara (Korut), Kim In-ryong, dalam sebuah diskusi tentang senjata nuklir oleh komite Majelis Umum PBB. Namun, Kim tidak membacakan bagian itu dengan suara yang lantang. "Selama seseorang tidak mengambil bagian dalam tindakan militer AS melawan DPRK (Korut), kami tidak berniat menggunakan atau mengancam mereka dengan senjata nuklir melawan negara lain," ucap Kim In-ryong, dilansir dari 9 News, Selasa (17/10/2017). "Seluruh daratan AS berada dalam jangkauan tembakan kami dan jika AS berani menyerang wilayah suci kami bahkan satu inci pun, mereka tidak akan lolos dari hukuman berat kami di bagian dunia mana pun," tambahnya. Ketegangan meningkat antara AS dan Korut menyusul serangkaian tes senjata oleh Pyongyang dan serangkaian pertengkaran sengit antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un. Dewan Keamanan PBB memberikan menaikkan sanksi terhadap Korut atas program rudal nuklir dan balistik sejak 2006. "Jika kebijakan dan ancaman nuklir AS benar-benar dihentikan, kita tidak akan pernah menempatkan senjata nuklir dan roket balistik kita di meja perundingan dalam situasi apa pun," ujar Wakil Duta Besar Korea Utara kepada komite Majelis Umum PBB. Rezim Pyongyang telah mengkritik "langkah berbahaya" Australia dalam mendukung provokasi politik dan militer AS dan mengatakan jika ini berlanjut, ia tidak akan dapat "menghindari bencana" "Jika Australia terus mengikuti AS dalam menjatuhkan tekanan militer, ekonomi, dan diplomatik kepada Korut meskipun kami berulang kali memperingatkan, mereka tidak akan bisa menghindari bencana," ungkap KCNA. Namun Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengatakan Australia bukanlah "target utama". "Ancaman Korut hanya memperkuat tekad kita untuk menemukan solusi damai terhadap meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea yang disebabkan oleh tindakan ilegal, mengancam, dan provokatif dari Korut," kata Bishop di Sydney.(okz)



 
Berita Lainnya :
  • Korut Imbau Negara-Negara PBB agar Tidak Bergabung dengan AS jika Ingin Selamat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved