www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Mantap! Kolombia Larang Liburan di Pulau yang Suguhkan Seks Tanpa Batas
Jumat, 13-10-2017 - 08:12:45 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-CARTAGENA-Para pejabat Kolombia marah dengan iklan perusahaan yang menawarkan paket liburan dengan layanan pesta kokain dan seks tanpa batas di sebuah resort Pulau Cali di negara itu. Pejabat pemerintah memastikan akan melarang liburan yang membuat heboh warga dunia tersebut. Iklan kontroversial itu dipasang perusahaan Good Girls Company. Dalam iklan video, perusahaan tersebut menjanjikan layanan seks tanpa batas dan pesta kokain untuk wisatawan di sebuah resor di Kolombia. Perusahaan itu mengklaim sudah menyuguhkan 60 pekerja seks. Dalam iklan di video, Good Girls Company menunjukkan seorang pria muda yang sedang mengendarai sebuah kapal pesiar mewah dengan sekumpulan perempuan berbikini."Seks tanpa batas disuguhkan," bunyi iklan tersebut. "Kami akan memiliki 60 perempuan hot yang melayani 30 klien; akan ada dua wanita untuk masing-masing (tersedia) 24 jam sehari," kata perusahaan dalam iklan di situsnya. "Harga sudah termasuk semua makanan." Operator tur tersebut menjanjikan penumpang "kebahagiaan" selama empat hari mulai dari tanggal 24 sampai 27 November 2017. Setiap wisatawan akan dilayani dua pekerja seks dan tinggal di pulau pribadi di lepas pantai utara Kolombia. Paket liburan seharga USD1.900 juga menyuguhkan kokain, minuman dan makanan gratis. Namun, Wali Kota Cartagena Sergio Londono terkejut dengan iklan yang dianggap mempromosikan cabul itu. Dia memastikan bahwa para pejabat tidak mengizinkannya liburan seperti itu terjadi. "Tidak dapat diterima bahwa mereka ingin menjual kita sebagai tujuan seksual. Itu bukan pariwisata yang kami wakili," kata Londono, melalui Twitter, seperti dikutip news.com.au, Kamis (12/10/2017). Menteri Dalam Negeri setempat, Fernando Nino, mengatakan bahwa liburan pariwisata seks semacam itu akan memerlukan izin resmi, yang tidak akan dikabulkan. "Ini tidak menanggapi kebijakan melawan pelanggaran seksual, pelecehan seksual, pornografi dan untuk alasan itu kami tidak akan memberikannya otorisasi," katanya. Penegak hukum akan bekerja untuk mengidentifikasi orang-orang yang datang ke Kolombia untuk mengambil bagian dalam liburan yang menghebohkan itu. Otoritas imigrasi akan menggunakan wewenang untuk menghentikan wisatawan masuk ke negara tersebut dan akan dideportasi.(sindo)



 
Berita Lainnya :
  • Mantap! Kolombia Larang Liburan di Pulau yang Suguhkan Seks Tanpa Batas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved