www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dokter PBB Temukan Bukti Kekerasan Seksual pada Pengungsi Rohingya
Senin, 25-09-2017 - 07:22:58 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-COX'S BAZAR-Dokter dan pekerja medis PBB yang merawat ratusan ribu pengungsi Rohingya di kamp pengungsi di Bangladesh dalam beberapa pekan terakhir menyatakan telah melihat puluhan perempuan dengan luka-luka yang menunjukkan kekerasan seksual. Kesaksian yang dalam beberapa kasus didukung dengan catatan medis memperkuat tuduhan adanya pelecehan hingga perkosaan terhadap perempuan etnis minoritas Rohingya yang dilakukan oleh tentara Myanmar. Pejabat Myanmar sebagian besar telah menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai propaganda militan yang dirancang untuk mencemarkan nama baik militer negara itu. Militer Myanmar menyatakan mereka melakukan operasi kontra-pemberontakan yang sah dan di bawah perintah untuk melindungi warga sipil. Juru Bicara Pemerintah Myanmar, Zaw Htay mengatakan, pihak berwenang akan menyelidiki semua tudingan yang dialamatkan pada mereka. "Wanita yang menjadi korban pemerkosaan itu harus datang kepada kami. Kami akan memberikan keamanan penuh kepada mereka. Kami akan menyelidikinya dan kami akan mengambil tindakan," kata Htay sebagaimana dikutip Straits Times, Senin (25/9/2017). Delapan petugas kesehatan dan perlindungan di Cox's Bazar, Bangladesh mengatakan bahwa mereka telah menangani lebih dari 25 kasus pemerkosaan sejak akhir bulan lalu. Petugas medis tersebut mengatakan bahwa mereka tidak berusaha untuk menetapkan secara pasti apa yang terjadi pada pasien mereka, namun telah melihat pola yang jelas dalam cerita mengenai pemerkosaan itu dan gejala fisik yang terdapat pada puluhan wanita, yang selalu mengatakan bahwa tentara Myanmar adalah pelakunya. Dokter di sebuah klinik yang dikelola oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB (IOM) di kamp pengungsian sementara Leda mengatakan bahwa mereka merawat ratusan wanita dengan luka-luka yang mereka katakan berasal dari kekerasan seksual selama operasi militer pada bulan Oktober dan November tahun lalu. Sangat jarang bagi dokter dan lembaga bantuan PBB untuk berbicara tentang pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh angkatan bersenjata suatu negara, mengingat sensitifnya isu tersebut. Tentara Myanmar telah melakukan tindakan pembersihan terhadap etnis Rohingya di Rakhine sejak penyerangan sebuah pos tentara oleh militan Tentara Pembebasan Rohingya Arakan (ARSA) pada 25 Agustus lalu. Tindakan tentara Myanmar di Rakhine memaksa ratusan ribu warga Rohingya yang berada di Rakhine untuk melarikan diri ke Bangladesh. PBB memperkirakan lebih dari 430 ribu warga etnis Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine dan menyeberang ke perbatasan Bangladesh akibat situasi di Myanmar. (oz)



 
Berita Lainnya :
  • Dokter PBB Temukan Bukti Kekerasan Seksual pada Pengungsi Rohingya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved