www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Aneh Ya? Anjing Miliknya Mati di Pesawat Kargo, Pria China Tuntut Ganti Rugi
Sabtu, 23-09-2017 - 13:12:45 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BEIJING-Seorang pria bermarga Jin menuntut ganti rugi sebesar 100 ribu yuan China (setara Rp201 juta) kepada maskapai penerbangan China Southern Airlines (CSA). Uang tersebut dianggap cukup untuk membayar kompensasi atas kematian seekor anjing miliknya. Ia menuntut kompensasi atas kematian anjing jenis bulldog Prancis miliknya saat bepergian dengan salah satu maskapai terbesar China itu. Sejumlah media di Negeri Tirai Bambu melaporkan, insiden yang terjadi pada 21 Agustus tersebut bermula ketika pria yang berprofesi sebagai disc jockey itu bermaksud pindah dari Guilin ke Hangzhou. Dia membawa serta seekor anjing kesayangannya bernama Doudou. Akan tetapi, anjing tersebut dikirimkan secara terpisah melalui kargo. Saat mendatangi terminal kargo pada keesokan harinya, Jin mendapati anjing berusia tiga tahun itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa. "Ketika saya buka (kotak khusus binatang piaraan), anjing sudah jadi bangkai. Tentu saja saya sangat terkejut," kata Jin, Sabtu (23/9/2017). Seorang pejabat CSA saat dikonfirmasi mengatakan bahwa anjing tersebut mati akibat kekurangan oksigen sehingga kesulitan bernapas. Pihak maskapai menyatakan hal itu bukan kesalahannya. "Maskapai sudah sesuai prosedur pengangkutan dan tidak ada pelanggaran (di pihak kami) selama perjalanan," kata seorang pejabat CSA sebagaimana dikutip Global Times. Walau begitu, maskapai tersebut menawarkan pemberian kompensasi sebesar 1.400 yuan (Rp2,9 juta) yang didasarkan pada berat Doudou. Maskapai tersebut memiliki kebijakan kehilangan atau kerusakan barang bagasi dihargai 100 yuan (Rp210 ribu) per kilogram. Jin tidak terima dengan kompensasi yang dianggapnya sangat kecil itu. Dia menyewa seorang pengacara untuk mengajukan gugatan sebesar 100 ribu yuan.(oz)



 
Berita Lainnya :
  • Aneh Ya? Anjing Miliknya Mati di Pesawat Kargo, Pria China Tuntut Ganti Rugi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved