Aneh Ya? Anjing Miliknya Mati di Pesawat Kargo, Pria China Tuntut Ganti Rugi
Sabtu, 23-09-2017 - 13:12:45 WIB
Riau12.com-BEIJING-Seorang pria bermarga Jin menuntut ganti rugi sebesar 100 ribu yuan China (setara Rp201 juta) kepada maskapai penerbangan China Southern Airlines (CSA). Uang tersebut dianggap cukup untuk membayar kompensasi atas kematian seekor anjing miliknya. Ia menuntut kompensasi atas kematian anjing jenis bulldog Prancis miliknya saat bepergian dengan salah satu maskapai terbesar China itu.
Sejumlah media di Negeri Tirai Bambu melaporkan, insiden yang terjadi pada 21 Agustus tersebut bermula ketika pria yang berprofesi sebagai disc jockey itu bermaksud pindah dari Guilin ke Hangzhou. Dia membawa serta seekor anjing kesayangannya bernama Doudou.
Akan tetapi, anjing tersebut dikirimkan secara terpisah melalui kargo. Saat mendatangi terminal kargo pada keesokan harinya, Jin mendapati anjing berusia tiga tahun itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Ketika saya buka (kotak khusus binatang piaraan), anjing sudah jadi bangkai. Tentu saja saya sangat terkejut," kata Jin, Sabtu (23/9/2017).
Seorang pejabat CSA saat dikonfirmasi mengatakan bahwa anjing tersebut mati akibat kekurangan oksigen sehingga kesulitan bernapas. Pihak maskapai menyatakan hal itu bukan kesalahannya.
"Maskapai sudah sesuai prosedur pengangkutan dan tidak ada pelanggaran (di pihak kami) selama perjalanan," kata seorang pejabat CSA sebagaimana dikutip Global Times.
Walau begitu, maskapai tersebut menawarkan pemberian kompensasi sebesar 1.400 yuan (Rp2,9 juta) yang didasarkan pada berat Doudou. Maskapai tersebut memiliki kebijakan kehilangan atau kerusakan barang bagasi dihargai 100 yuan (Rp210 ribu) per kilogram.
Jin tidak terima dengan kompensasi yang dianggapnya sangat kecil itu. Dia menyewa seorang pengacara untuk mengajukan gugatan sebesar 100 ribu yuan.(oz)
Komentar Anda :