www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Presiden Duterte: Pelapor Khusus PBB adalah Orang Bodoh
Selasa, 29-08-2017 - 17:45:12 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MANILA-Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyebut pelapor khusus PBB Agnes Callamard sebagai orang bodoh. Pernyataan ini datang setelah Callamard melemparkan kritikan keras kepada polisi Filipina yang menewaskan seorang pemuda bernama Kian Loyd Delos dalam operasi anti-narkoba. Pembunuhan mahasiswa Los Delos pada 17 Agustus sendiri memicu kemarahan nasional setelah dia diseret oleh petugas polisi berpakaian preman ke sebuah gang di Manila. dan ditembak di kepala. Lebih dari seribu orang menghadiri prosesi pemakamannya. Duterte telah berjanji kepada publik bahwa mereka yang terlibat dalam kematian Delos Santos akan dipenjara jika terbukti bersalah. "Katakan padanya: Jangan mengancam saya. Dia bodoh. Darimana dia datang?" ucap Duterte dalam sebuh konferensi pers di Manila, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (29/8). "Prancis? Biarkan dia pulang ke rumah, di mana mereka bisa menahan seseorang hampir tanpa batas waktu di bawah hukum Prancis. Dan, hukum Prancis mengatakan bahwa Anda bersalah, dan Anda harus membuktikan bahwa Anda tidak bersalah. Di sini tidak seperti itu," caupnya. Duterte sekali lagi menuduh Callamard berbicara sebelum mengetahui situasi sebenarnya, dan menantangnya untuk mengunjungi Filipina untuk mengetahui sejauh mana masalah narkoba itu sendiri. Dia menantang Callamard untuk melakukan debat publik tahun lalu sebagai syarat untuk mengizinkan PBB menyelidiki pembunuhan yang diduga dilakukan di luar hukum di Filipina, sebuah kondisi yang dia tolak. Callamard sendiri adalah seorang pelapor khusus untuk tindakan di luar hukum atau eksekusi sewenang-wenang, dan telah berulang kali mengkritik perang brutal Duterte terhadap obat-obatan terlarang dan menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya kasus pembunuhan di luar proses hukum di negara tersebut.(sindo)



 
Berita Lainnya :
  • Presiden Duterte: Pelapor Khusus PBB adalah Orang Bodoh
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved