www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sadis! Pasukan Israel Gerebek Rumah Sakit hingga Menewaskan Pasien
Selasa, 15-08-2017 - 08:46:34 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-YERUSALEM-Sebuah video viral mengungkap kejamnya pasukan Israel saat melakukan penggerebekan di Rumah Sakit (RS) al Makassad di Yerusalem. Insiden pada 21 Juli 2017 itu menewaskan seorang pasien, serta melukai sejumlah perawat dan pengunjung di rumah sakit tersebut. Dalam video yang disebar oleh kelompok pembela hak asasi manusia (HAM) BTselem, sejumlah polisi antihuru-hara berpakaian lengkap menggeruduk ke instalansi gawat darurat (IGD). Mereka berupaya menangkap pasien bernama Muhammed Abu Ghanam sehingga berani merangsek ke RS. Pria berusia 20 tahun itu tengah dirawat akibat luka tembak di bagian dadanya. Muhammed Abu Ghanam masih dalam keadaan berdarah dan tidak sadarkan diri ketika bangsalnya ditarik paksa oleh pasukan Israel. Pasukan keamanan itu bahkan tidak segan-segan memukul staf rumah sakit yang mendorong bangsal pasien menuju lift. Abu Ghanam diketahui akan menjalani tindakan operasi di lantai dua rumah sakit. Diwartakan Independent, Selasa (15/8/2017), dua orang perawat, seorang perawat magang, seorang dokter, dan beberapa pengunjung luka-luka setelah diserang pasukan keamanan Israel. Sang pasien, Muhammed Abu Ghanam, meninggal sekira 20 menit usai insiden tersebut. Salah satu staf rumah sakit, Talal al Sayed mengatakan, selama beberapa tahun terakhir pasukan keamanan Israel memang sering melakukan penggerebekan di tempatnya. Akan tetapi, apa yang terjadi pada 21 Juli lalu itu sudah melampaui batas. Luka tembak di dada Abu Ghanam menembus hingga saraf tulang belakang. Ia mendapatkan luka tersebut dalam bentrokan di Masjid Al Aqsa beberapa hari sebelumnya. Pemuda itu ditembak setelah berupaya melempar suar ke arah pasukan keamanan yang berjaga di depan kompleks Masjid al Aqsa, Yerusalem. Menurut saksi mata, korban dibiarkan terbaring begitu saja di lantai setelah terkena tembakan. Pasukan keamanan Israel sempat mencegah ambulans yang hendak membawa korban ke rumah sakit terdekat. Mereka melempari ambulans tersebut dengan granat asap. BTselem mencatat, Abu Ghanam dibawa ke rumah sakit al Makassed alih-alih Hadassah yang lebih dekat dari tempat kejadian perkara. Sebagaimana diterangkan Talal, pasukan keamanan Israel sudah terbiasa melakukan operasi pengamanan di rumah sakit tersebut.(okezone)



 
Berita Lainnya :
  • Sadis! Pasukan Israel Gerebek Rumah Sakit hingga Menewaskan Pasien
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved