www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Masuki Zona Terlarang, Dua Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Ditangkap Aparat Mesir
Kamis, 10-08-2017 - 07:05:55 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Pihak keamanan Markaz Aga, Provinsi ad-Daqohliyyah menangkap dua orang mahasiswa asal Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Mereka bernama Nurul Islami dan Muhammad Hadi, yang belajar di jurusan Syariah tingkat III. Nurul dan Hadi diketahui berasal dari Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Mereka berdua ditahan sejak 1 Agustus 2017 karena dituduh memasuki zona terlarang. Demikian ungkap Muhammad Alfatiha, Ketua Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau di Mesir. Menurut Alfatiha, Nurul dan Hadi ditahan usai membeli minuman di Desa Samanud. Daerah itu dijadikan zona terlarang oleh pemerintah Mesir selama beberapa tahun terakhir. "Warga asing di sana sangat dilarang untuk masuk ke wilayah itu," kata Alfatiha melalui pesan singkat via WhatsApp pada Rabu malam, (9/8/2017). Nurul dan Hadi diketahui sempat tinggal di Desa Samanud. Begitu mengetahui wilayah itu terlarang bagi warga asing, mereka lantas pindah ke Kota Kairo. Namun, pada tanggal 1 Agustus 2017, mereka kembali ke sana untuk mengambil sisa barang yang belum sempat dibawa ke Kairo. Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari waktu setempat, mereka keluar untuk mencari minuman. Pada saat itu, kata Alfatiha, mereka ditangkap pihak keamanan Markaz Aga. "Hingga saat ini, keduanya masih ditahan di markas keamanan Aga," lanjut Alfatiha. M Khaironi, rekan dari dua mahasiswa tersebut, mengungkapkan hal senada. Ia saat ini sedang berada di Limapuluh Kota dan baru saja mendapatkan informasi perihal ditahannya Nurul dan Hadi oleh pihak keamanan Markaz Aga. Khaironi mendapatkan informasi tersebut dari rekan-rekannya yang berada di Jakarta. Dia yakin paspor dan visa kedua rekannya itu sebenarnya tidak ada masalah. Namun, mereka ditahan karena memasuki wilayah terlarang. (viva)



 
Berita Lainnya :
  • Masuki Zona Terlarang, Dua Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Ditangkap Aparat Mesir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved