www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kisah "Sultan Seks" Bangladesh, Bercinta untuk Peras Para Wanita
Jumat, 04-08-2017 - 08:56:22 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-DHAKA-Aparat polisi Bangladesh menangkap dan menahan pria yang menyatakan dirinya sebagai "Sultan of Sex" (Sultan Seks) atas tuduhan memeras puluhan wanita. Dia memeras puluhan wanita dengan video asusilanya dengan para korban selama kencan.

Pria itu bernama Fuad bin Sultan, tingggal di Ibu Kota Dhaka. Video yang jadi alat untuk memeras para korban merupakan video yang dia rekam sendiri.

Polisi menggerebek rumah Fuad bin Sultan pada hari Rabu. Dalam penggerebekan, polisi menyita laptop, tablet methamphetamine dan video porno.

Pihak unit polisi elite Bangladesh mengatakan, Fuad dalam aksinya berprofesi sebagai "lelaki pendamping" memikat para wanita secara online. Dari kontak online itulah, sang "Sultan Seks" tersebut mengajak para korbannya ke apartemennya untuk berhubungan badan.

"Dia memfilmkan momen intim tersebut dan kemudian memeras korbannya, kebanyakan wanita yang sudah menikah dengan uang," kata juru bicara unit polisi tersebut, Ishtiaque Ahmed kepada AFP yang dilansir Jumat (4/8/2017).

"Kami menemukan hampir 150 video korban di laptopnya," lanjut dia.

Fuad diketahui juga berprofesi sebagai agen real estate. "(Dia) juga menjalankan layanan live streaming vulgar yang mengenakan topeng superhero di media sosial, yang menarik ribuan pemirsa, termasuk anak di bawah umur," ujar Ahmed.

"Setelah kami menangkapnya, Sultan mengaku memiliki hubungan di luar nikah tersebut dan mengklaim dirinya sebagai Sultan yang melakukan hubungan seksual," imbuh Ahmed.

"Dia bilang para wanita mendatanginya dengan sukarela, tahu segalanya."

Di Bangladesh, negara dengan mayoritas penduduk Muslim konservatif, pornografi dinyatakan ilegal.

Fuad dituntut dengan undang-undang anti-pornografi yang bisa membuatnya dipenjara selama sepuluh tahun. Otoritas Bangladesh pada tahun lalu memblokir hampir 600 situs porno untuk mencegah kerusakan moral. (sindo)



 
Berita Lainnya :
  • Kisah "Sultan Seks" Bangladesh, Bercinta untuk Peras Para Wanita
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved