www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sumpah Sang Pemimpin Filipina Duterte, "Saya Tak Akan Pernah Kunjugi AS"
Sabtu, 22-07-2017 - 06:13:15 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MANILA-Presiden Filipina Rodrigo Duterte berbalas pantun dengan senator Amerika Serikat (AS) yang mengkritik pelanggaran selama perang melawan narkoba. Sementara anggota parlemen AS menentang kemungkinan perjalanan Duterte ke AS, pemimpin tersebut justru mengatakan ia tidak berniat mengungjungi negara yang "payah."

"Tidak akan pernah ada waktu dimana saya akan pergi ke Amerika selama masa jabatan saya, atau bahkan setelahnya," kata Duterte seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (22/7/2017).

Pemimpin Filipina juga terkejut bahwa para senator akan berpikir bahwa dia bersedia pergi ke AS. "Saya pernah melihat Amerika dan itu sangat buruk," kata Duterte.

Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas dengar pendapat Komisi Hak Asasi Manusia Tom Lantos di Kongres AS. Para senator AS menuduh kampanye anti narkoba Duterte adalah pelanggaran HAM dan menimbulkan korban jiwa yang luas.

Ketua bersama komisi tersebut, Jim McGovern, menentang kunjungan Presiden Duterte ke AS. Ia mengatakan bahwa dirinya akan melakukan demonstrasi karena beberapa pelanggaran hak asasi manusia oleh pemimpin tersebut.

Menanggapi tuduhan tersebut, Duterte menyarankan Washington untuk melihat "dosa" sendiri dan mengancam untuk menyelidiki mereka, merujuk pada korban sipil selama perang di Timur Tengah.

"Akan baik bagi Kongres AS untuk memulai penyelidikan mereka sendiri atas pelanggaran mereka sendiri terhadap begitu banyak warga sipil yang tewas dalam perang di Timur Tengah," kata Duterte.

"Kalau tidak, saya juga akan terpaksa menyelidiki Anda juga. Saya akan mulai dengan dosa-dosa masa lalu Anda," imbuhnya.

Rencana kunjungan Duterte ke negara adidaya itu berasal dari percakapan telepon bulan April lalu dengan Presiden AS, Donald Trump. Saat itu Trump mengundangnya ke Gedung Putih untuk membahas pentingnya aliansi AS-Filipina.

Saat itu, Trump juga mengucapkan selamat kepada Duterte karena tugasnya yang luar biasa dalam masalah narkoba.

Orang kuat Filipina itu mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menghentikan tindakan keras terhadap obat bius, termasuk pengadilan di Pengadilan Pidana Internasional (ICC) atau pemakzulan. Kampanye anti-narkoba tersebut menghasilkan lebih dari 7.000 kematian pada Maret 2017, menurut Human Rights Watch. (sindo)



 
Berita Lainnya :
  • Sumpah Sang Pemimpin Filipina Duterte, "Saya Tak Akan Pernah Kunjugi AS"
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved