Para Polisi Inggris Rekam Pasangan Bercinta dari Helikopter
Jumat, 21-07-2017 - 07:55:02 WIB
Riau12.com-SOUTH YORKSHIRE-Tiga polisi South Yorkshire, Inggris, dan dua pilot diadili atas tuduhan memfilmkan pasangan yang berhubungan seks dan orang-orang yang berjemur telanjang dengan menggunakan kamera video dari helikopter dinas. Tindakan mereka dianggap sebagai pelanggaran berat.
Jaksa Richard Wright di pengadilan Sheffield Crown mengatakan bahwa lima orang terdiri dari tiga orang polisi dan dua pilot memfilmkan orang-orang tersebut dari kamera polisi yang biasanya digunakan untuk menangkap penjahat dan memantau lalu lintas.
"Mereka menggunakan posisi penayangan unik yang diberikan kepada mereka helikopter yang dilengkapi kamera video yang kuat terhadap anggota masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pribadi. Pelanggaran berat terhadap privasi mereka (anggota masyarakat)," katanya kepada pengadilan.
"Pada tiga kesempatan terpisah, mereka merekam total lima orang yang berjemur telanjang secara pribadi dan, pada kesempatan lain, mereka memfilmkan pasangan yang melakukan hubungan seksual di kebun mereka sendiri."
Dia mengatakan bahwa masyarakat memiliki hak untuk berharap helikopter polisi digunakan untuk menjaga agar masyarakat tetap aman, bukan untuk memfilmkan tindakan seksual dari udara.
Para polisi dan pilot helikopter tersebut diduga terbang di atas pasangan yang bercinta di teras rumah mereka, di mana pada satu kesempatan mereka melambaikan tangan ke kamera saat direkam. Video berdurasi delapan menit yang jadi bukti telah ditunjukkan kepada juri atau hakim pengadilan.
Pengadilan mendengar kesaksian bagaimana pasangan tersebut menjadi objek "obsesi seks" polisi bernama Adrian Pogmore, 51.
Pogmore telah mengaku bersalah melakukan kesalahan ketika menjalankan tugas publik.
Keempat orang lainnya yang diadili, termasuk, Matthew Lucas, 42, Lee Walls, 47, Matthew Loosemore, 45, dan Malcolm Reeves, semuanya menyangkal tuduhan serupa.
Pengadilan juga mendengar kesaksian bagaimana para polisi dan pilot tersebut diduga beroperasi pada waktu yang berbeda di sebuah kamp nudist di South Yorkshire.
Mereka dituduh memata-matai wanita yang berjemur telanjang di taman pribadinya dengan tiga anak perempuan, berusia 8, 15, dan 18 tahun.
"Meskipun naturis berharap terlihat telanjang oleh naturis lain, mereka tidak berharap dipantau oleh awak helikopter polisi," kata Wright, seperti dikutip news.com.au, Jumat (21/7/2017). Tindakan para polisi itu terjadi beberapa kali, termasuk pada tahun 2007 dan 2008.
Pengadilan menyatakan, tidak ada alasan yang sah bagi polisi untuk memfilmkan mereka dan tidak ada dasar untuk terbang di atas rumah orang-orang.(sindo)
Komentar Anda :