www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Partai Komunis China Haramkan Anggotanya Memeluk Agama
Kamis, 20-07-2017 - 07:57:58 WIB
Wang Zuoan (tengah), Kepala Administrasi Urusan Agama China, pada majelis kesembilan perwakilan Katolik China pada 27 Desember 2016.
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BEIJING-Partai Komunis China (CPC) menginginkan setiap anggotanya untuk melepaskan agama dan kepercayaan. Jika menolak, mereka akan menghadapi hukuman.

Aturan itu disampaikan Direktur Adiministrasi Negara untuk Urusan Agama (State Administration for Religious Affairs/SARA), Wang Zuoan. Dia menuliskan ketentuan itu dalam jurnal politik utama CPC, Qiushi atau "Seeking Truth".

"Anggota partai seharusnya tidak memiliki keyakinan agama, yang merupakan garis merah untuk semua anggota," tulis Wang.

"Anggota partai harus bersikap ateis Marxis yang teguh, mematuhi peraturan partai dan berpegang pada kepercayaan partai . Mereka tidak diizinkan untuk mencari nilai dan kepercayaan pada agama," lanjut Wang.

"Pejabat yang memiliki keyakinan agama harus dibujuk untuk melepaskannya, dan mereka yang menolak akan dihukum oleh organisasi partai," sebut Wang, yang dikutip Economic Times, semalam (19/7/2017).

China secara resmi merupakan negara ateis namun pemerintah yang dikelola CPC mengakui lima agama, yakni Buddha, Islam, Taoisme, Kristen Protestan dan Katolik.

Di bawah Konstitusi China, warga negara memiliki kebebasan untuk mengikuti agama pilihan mereka. Namun, pada kenyataannya, kebebasan beragama sangat dibatasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan tindakan keras untuk membatasi praktik agama Islam di Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur (XUAR).

Pernyataan Wang di Qiushi terindikasi merupakan usaha terbaru untuk mengekang kebebasan individu. Tulisannya hampir mirip dengan pesan yang disampaikan Presiden Xi Jinping pada awal tahun ini.

"Kami harus terus-menerus menjaga infiltrasi dari luar negeri melalui cara-cara keagamaan dan mencegah pelanggaran ideologis oleh ekstremis," kata Xi pada sebuah konferensi tentang agama.

Dalam artikel tersebut, Wang menulis; "Beberapa kekuatan asing telah menggunakan agama untuk menyusup ke China. Ekstremisme dan aktivitas keagamaan ilegal menyebar di beberapa tempat, yang telah mengancam keamanan nasional dan stabilitas sosial."

"Agama harus dikendalikan. Kita harus membimbing kelompok-kelompok agama dan individu dengan nilai-nilai inti sosialis dan budaya tradisional China yang sangat baik dan mendukung kelompok agama untuk menggali doktrin mereka untuk menemukan bagian-bagian yang bermanfaat bagi harmoni dan pembangunan sosial," imbuh Wang.

Jumlah anggota CPC pada akhir tahun 2016 mencapai sekitar 89 juta jiwa. Aturan ini membuat mereka menjadi ateis. (sindo)



 
Berita Lainnya :
  • Partai Komunis China Haramkan Anggotanya Memeluk Agama
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved