www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Polisi Vatikan Hentikan Pesta Gay Pegawai Penasihat Paus
Kamis, 06-07-2017 - 07:22:11 WIB
Paus Fransiskus memimpin Via Crucis (Jalan Salib) saat berlangsungnya perayaan Jumat Agung di depan Colosseum di Roma, Italia, 14 April 2017. REUTERS
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Skandal kembali menghantam Vatikan setelah polisi dilaporkan menangkap salah seorang pegawai dari penasihat Paus Fransiskus, setelah kediamannya digunakan sebagai lokasi pesta gay dan narkoba.

Seperti dilansir AP, Kamis 6 Juli 2017, penangkapan terhadap sekretaris Kardinal Francesco Coccopalmerio terjadi pada Juni lalu. Coccopalmerio merupakan presiden dari Dewan Intepretasi Hukum Gereja Vatikan.

Menurut harian Italia, Il Fatto Quotidiano, saat menyerbu apartemen yang dihuni sekretaris Coccopalmerio, polisi menemukan sejumlah besar narkoba dan beberapa pria yang melakukan aktivitas homoseksual.

Apartemen tersebut dilaporkan merupakan milik Kongregasi Doktrin Keyakinan Vatikan, yang salah satu tugasnya adalah menanggapi laporan pelecehan seksual oleh aparat gereja.

Insiden ini bermula setelah polisi menerima keluhan dari sejumlah tetangga yang mengatakan terjadi sejumlah kegiatan tak biasa dan banyaknya orang yang keluar masuk apartemen tersebut.

Sang sekretaris sendiri dilaporkan telah dimasukan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dari penggunaan obat-obatan. Ia kemudian dilaporkan berada di sebuah biara di Italia.

Paus Fransiskus dikabarkan sangat marah mendengar berita ini. Vatikan sebelumnya telah menghadapi sejumlah skandal.

Yang terbaru adalah kembalinya Kardinal George Pell ke Australia untuk menghadapi dakwaan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Ia menjadi pejabat Vatikan tertinggi yang menghadapi tuduhan tersebut.

Beberapa hari kemudian, Paus Fransiskus juga melepas Kardinal Jerman Gerhard Mueller sebagai pemimpin Kongregasi Doktrin Keyakinan Vatikan. Belum diketahui apakah ini terkait dengan laporan penangkapan sekretaris Coccopalmerio di apartemen milik kongregasi itu.

Sekretaris yang terlibat dalam pesta gay di Vatikan itu sebelumnya sempat diusulkan Coccopalmerio agar diangkat sebagai Uskup.(*/tmpo.co)



 
Berita Lainnya :
  • Polisi Vatikan Hentikan Pesta Gay Pegawai Penasihat Paus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved